Sabtu, 10 Desember 2016

My wife is model chapter 7


Chapter 7



Jam 09.05 jaejoong sudah siap berangkat ia sungguh malas melakukan pemotretan jangan lupakan buttnya yang masih sakit akibat beruang ganas yang menyerangnya membabi buta memnuatnya bersemu merah membayangkan kegiatannya tadi.
.
.
Sesampainya di studio YJ Entertainment jaejoong melangkahkan kakinya pelan agar tidak terlihat aneh
“pagi joongie ..” sapa hyunjoong yang entah dari mana sudah mensejajarkan langkah jaejoong
“uhm.ne” jawab jaejoong sekenanya sembari menuju lift hyunjoong hendak bertanya namun ponsel jaejoong berdering
“yeoboseyo umma..” jaejoong tersenyum walaupun umma jung tidak bisa melihatnya
“...”
“ne umma, apa minnie rewel kemarin?” tanya jaejoong
“...”
“ahh .. Mhiane umma, minnie memang kadang terbangun di malam hari dan minta mengempeng pada joongie. Hahahha” jaejoong tertawa pelan tidak taukah dirimu nyonya jung obrolan sepihakmu didengar penghuni lift rata- rata namja yang menahan napas mendengar obrolan ftontalmu. Aigoo~
“...”
“tidak usah umma, nanti minnie biar dijemput appanya..”
“....”
“ne umma .. Anyeoong..” pintu lift terbuka jaejoong segera bergegas menuju lokasi pemotretan dia sudah terlambat pikirnya
.
.
“hyung .. Aku bosan mengomelimu kau terlambat lagi eoh” junsu berkata malas
“hahahah ne su ie mian” jaejoong memberi tanda peace
“kajja su ie jangan cemberut seperti ahjumma-ahjumma” jaejoong menggoda junsu yang melengos pergi

“oke 1 2 3 ..” suara fotografer mulai mengarahkan posisi yang pas bagaimana dan para model berpose


.
.
Setelah 2 jam pemotretan selesai jaejoong mendaratkan butt sexynya di sofa yang ada di ruangan yoochun
“Aww!!!” pekiknya keras ia lupa buttnya masih perih
“kau kenapa joongie, dihajar beruang eoh ? Hahahah” yoochun menertawakan wajah kesakitan jaejoong
“diam kau jidat!” sewot jaejoong
“ya ya aku akan diam joongie. Hahahahha” yoochun masih saja tertawa nista sebelim bantal sofa mendarat dengan tidak elit di jidatnya yang lebar seperti lapangan bola
“chunnie sudahlah”junsu menengai kekasihnya dan jaejoong lalu duduk di sebelah jaejoong
“aku tadi bertemu hyunjoong” ucap jaejoong singkat membuat junsu dam yoochun menoleh
“lalu?” junsu menaikkan sebelah alisnya
“dia mengajakku berbincang, aku sungguh malas”
“kau bertemu dimana joongie?” yoochun ikut penasaran
“di lift” jaejoong menoleh ke yoochun lalu yoochun mengecek laptopnya entah memeriksa apa
“ohh iya, dia ada pemotretan juga hyung setelahmu” ucap yoochun
“ohh begitu, jadi dia juga disini” jaejoong menyandarkan kepalanya dan memejamkan matanya.
.
.
Yunho masih memeriksa berkasnya tiba- tiba boa masuk dan mengatakan hal yang membuatnya badmood.
“miane sajangnim tapi ada seseorang yang ingin bertemu anda..” ucap boa sopan
“siapa” yunho masih tidak perduli dan membolak balikkan berkas itu
“namanya go ahra ..” yunho berhenti membalikkan kertas di depannya dan menatap sektretarisnya
“katakan aku sibuk.” ucap yunho mutlak
“ne sajangnim.” boa kemali ke mejanya dan mengatakan apa yang diucapkan presdirnya pada wanita yang berpakaian kurang sopan itu
.
“apa katamu? Aku tidak boleh masuk!!” go ahra membentak boa dengan mata memandang tajam
“ne presdir sedang sibuk nona go” ucap boa sopan tapi matanya memicing tajam tanpa di duga go ahra menerobos masuk ke ruangan yunho dengan tidak sopan diikuti boa yang berlari menuju go ahra
“yunho ah!!” go ahra menatap yunho berbinar
“mian sajangnim .. Saya sudah mengatakan anda sibuk tadi” boa menunduk takut pandangan presdirnya sungguh tajam dan menusuk
“keluarlah boa, tidak apa-apa.. Aku yang akan mengusirnya sendiri” yunho berkata dengan ekspresi datar boa keluar dan tinggal yunho dan go ahra di dalam.
“yunho ah bogoshipoo” ucap ahra senang
“apa maumu nona go?” yunho berkata tanpa basa basi
“yahh kau ini.. Aku merindukanmu yunho” ucap ahra tanpa tau malu dan duduk di sofa di ruangan itu.
“lalu?” ucap yunho cuek
“aku hanya ingin kita berkencan yunho ah, aku baru saja pulang dari jepang tapi sambutanmu seperti ini” ahra mencebilkan mulutnya sungguh membuat yunho mual seketika
“kau tau aku sudah menikah” yunho mendesis marah
“ohh ne .. Dengan namja itu ya hahaha” ahra memperhatikan foto besar yang dipasang di dinding ruangan itu.
“keluarlah dan kuharap kau tidak kembali.” yunho melanjutkan memeriksa berkas
“aku mau menjadi yang kedua yun..” ucapnya tanpa tau malu
“kau gila.” yunho menatap ahra jengah
“aku gila karnamu yunho, kau tau alasan kepindahanku ke jepang adalah dirimu aku tidak sanggup melihatmu dengan yang lain yun..” ucap ahra dengan berlinangan air mata buayanya
“ohh begitukah?harusnya kau sadar nona go, aku tidak pernah menyetujui perjodohan dan aku sudah menolah dari awal. Jika kau tetap bersikeras dan terdengar ummaku. Aku tidak tau apa yang akan di lakukan ummaku padamu atau keluargamu” yunho berkata santai
“ahjumma jung menyukaiku tidak mungkin dia melakukan itu kepadaku” ucap ahra percaya diri. Yunho mengendikkan bahunya tanda tidak perduli
.
.
Yunho melihat jam di ruangannta sudah menunjukkan jam makan siang ia bergegas keluar kantor menemui boojaenya untuk mengembalikan mood.
.
.
“yo yunhoo.. Kenapa mukamu seram sekali eoh?” yoochun menepuk pundak yunho
“aku bertemu dengannya chun!” sahut yunho sewot
“untuk apa dia menemuimu?” yoochun mengangkat sebelah alisnya mereka berjalan menuju lift ke ruangan yoochun yunho menceritakan percakapannya dengan ahra dikantornya tadi membuat yoochun terkikik geli
“huh dasar yeoja gila. Hahahhh” yoochun tertawa nista
“kupikir dia akan melakukan sesuatu yang akan membahayakan boojae atau minnie”
“apa aku perlu mengatakannya pada jung ahjumma yun?” tawar yoochun. Sahabat yunho ini memang sangat dekat dengan umma jung bisa dibilang yoochun adalah tangan kanan umma jung dulu yoochun menjadi asisten pribadi yunho namun karena campur tangan umma jung untuk melindungi menantu tersayangnya umma jung mengutus yoochun mengurusi YJ entertaiment. Bukan, bukan yoochun tidak kaya yoochun anak pemilik departemen store terbesar jika mau yoochun bisa saja menjadi presdir namun yoochun masih malas dan sementara mlimpahkan tugasnya pada adiknya park yohwa bagi yoochun jika ja menjadi presdir kesenangannya akan terbelenggu dan ketampanannya akan sia -sia jika ia habiskan di balik meja kerja. Alasan yang konyol ne! -_-
“aku sudah menyuruh orang untuk mengawasi yeoja go itu chun, kuharap kau tidak lengah menjaga joongie saat aku tidak disampingnya” ucap yunho santai
“siap sajangnim”

Plak.

Yunho dengan sayang memberikan keplakan sayang(?) pada sahabatnya itu ia sebal sekali jika orang- orang terdekatnya memanggilnya formal.
“yun, aku bisa bodoh jika kau memukul kepalaku seperti beruang mengamuk seperti itu” yoochun menggerutu tak pelak membuat mereka tertawa bersama
“apa boojae memiliki jadwal lagi setelah ini?”mereka berjalan beriringan menuju ruangan yoochun
“kurasa tidak, bukankah kalian akan menjemput jung evil ke rumah ahjumma?”yunho melotot nama anaknya diganti seenak jidatnya
“yakk!! Jidatt!! Kau mengganti nama minnie eoh cari mati kau!!”
“ hahahhha” yoochun tertawa setan berlari memasuki pintu

Sayup-sayup jaejoong mendengar suara yoochun tertawa membahana diikuti teriakan yunho mereka sangat kekanakan pikirnya
“ya!! Berisik! Junsu melotot kearah yunho dan yoochun membuat mereka terkekeh besama
“bear kajja makan siang.. Aku sudah lapar sekali” pout jaejoong
“kajja..” yunho menggandeng jaejoong meninggalkan junsu dan yoochun
.
.
Umma jung menggeram melihat pesan dari yoochun ‘ahjumma, mantan menantu ahjumma datang lagi dan menemui yunho’
“kau kenapa yeobo?” hankyung melihat raut marah heechul
“haahh .. Aku harus melakukan sesuatu hannie,aku yakin yeoja itu pasti merencanakan hal busuk pada menantuku” heechul mendesis marah ia tidak akan membiarkan go ahra mantan menantunya melakukan hal seperti yang dilakukannya dulu saat yunho dan jaejoong akan menikah

Flashback❤

- 5 tahun yang lalu -

“ahjumma.. Kenapa ahjumma melakukan ini padaku” ahra menangis meraung raung
“aku tidak bisa memaksa yunho menikah denganmu ahra, yunho sudah cukup besar menetukan kehidupan dan kebahagiannya sendiri bagiku kebahagiaan yunholah yang utama” ahra terlihat menyedihkan masih menangis meraung -raung
Yunho yang baru saja masuk rumah hanya menatap datar yeoja itu
“yunh ..” ahra mencoba memanggil yunho tapi yunho hanya menatap datar tanpa menyahut ahra melihat jaejoong yang baru masuk membawa sebuket bunga lili putih tak lama ahra menuju jaejoong dan menjambak rambut jaejoong dengan beringas jaejoong mencoba melepas jambakan itu namun semakin keras rambutnya tertarik ia seorang laki -laki yang tidak mungkin melukai yaeoja akhirnya ia hanya membiarkan yeoja itu menjambaknya
“akh!! Appo!!” melihat hal itu membuat yunho dan umma jung secepat kilat memisahkan jaejoong dan ahra umma jung menatap nyalang ahra dan menamparnya dengan keras

PLAK!

“kau! Pergi dari rumah ini jangan berani kembali atau muncul disini!!” heehcul menatap nyalang yeoja yang meringis memegangi pipinya yang memerah. Yunho? Jangan ditanya ingin sekali yunho membunuh yeoja didepannya namun tangan jaejoong melingkar memeluknya dengan erat tidak memperbolehkannya bertindak.
“pergi” yunho masih dengan aura hitamnya mengusir ahra tanpa berkata apa-apa yeoja itu pergi dari rumah umma jung.

Setiap hari ada saja kejadian yang akan mencelakakan jaejoong jika saja para pengawal tidak mendampingi jaejoong pastilah akan celaka semua di dalangi oleh go ahra kejadian berlangsung hingga menjelang pernikahan namun lagi -lagi pengaruh keluarga jung begitu besar hingga ahra tidak bisa menyentuh jaejoong walaupun jaejoong tau pelakunya adalah ahra jaejoong hanya berkata ‘ gwencana umma’ membuat umma jung mengalah membiarkan ahra lolos begitu saja.

Flashback end❤

‘Ahra artis muda yang mengembangkan karirnya di jepang dan sekarang kembali ke korea untuk mengibarkan karirnya di korea’

PIP

“kenapa yeoja itu kembali” yeoja itu mendecih
“kau kenapa bummie?” siwon bingung menatap kekasihnya seperti itu
“dia pasti punya maksud kembali ke korea” kibum menjelaskan



TBC.
Terima kasih buat para readers yang mengunjungi boobearYJ ❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar