Rabu, 21 Desember 2016

My life belong to you chapter 4


- preview chapter -

“umma ..min ngantuk, min mau mik cucu” changmin mengucek matanya dan segera duduk di pangkuan ummamya melihat itu kibum juga segera duduk di pangkuan ummanya
“bummie juga umma” yunho dan jaejoong melotot horor melihat anaknya yang bersiap mengempeng
“yaa!! Nanti saja bummie mimnie jja .. Sini sama appa nak” kata yunho was was
“umma...” rengek changmin dan kibum
“nanti saja ne dimobil.. Jeball” melas jaejoong tapi yang ia dapat gelengan kedua anaknya
“mereka ingin apa yun?” tanya appa jung
“haaah .. Mereka ingin mengempeng appa” yunho menghela napas
“mwoyaa!!” kaget seunghyun kangin dan leeteuk“

Chapter 4

“me- mereka masih mengempeng??” seunghyun tanpa sengaja menatap dada berisi jaejoong membuat yunho mendeathglarenya
“iya joongie, umma baru tau minnie dan bummie punya kebiasaan mengempeng” umma jung menatap kedua cucunya
“ahh bagaimana kalau kau memakai kamar tamu joongie” tawar seunghyun
“bear, ottokeyo?” jaejoong memandang yunho memminta ijin
“ne, jja kubantu menggendong minnie” yunho menggendong changmin yang langsung menempel
"Apa aku perlu menggendong anakmu joongie?" Kata seunghyun dengan senyum yang .enghiasi wajahnya membuat yunho memutar bola matanya
“tidak perlu! dimana kamarnya seunghyun ssi” jawab jaejoong ketus
“mari kuantar” seunghyun berjalan diikuti yunho dan jaejoong yang masing- masing menggendong changmin dan kibum
“kau bisa beristirahat disini joongie” ucap senghyun yunho meletakkan changmin di pangkuan boojaenya
“umma .. Pallii” rengek changmin
“ne umma.. Bummie ngantuuk” kibum menggesekkan kepalanya ke dada ummanya sedangkan jaejoong sedang menahan napas bagimana ia bisa mengempengi kedua bocah itu saat ada dua namja dewasa yang mengawasinya okelahh jika itu yunho tapi seunghyun (?) ia sangat malu jika harus menyusui anaknya didepan orangitu belum lagi resiko yunho yang mengamuk nantinya
“kenapa joongie? Kau butuh sesuatu?” ucap seunghyun perhatian lagi- lagi membuat yunho memutar bola matanya melihat ke-baboan teman SMAnya ini.
“apa kau pikir joongie mau memperlihatkan dadanya padamu eoh” ucap yunho frontal membuat jaejoong blushing parah sampai ketelinga
“a-aku akan keluar,mian joongie” seunghyun segera pergi dan menutup pintunya agak keras
“haah .. Kau menyelamatkan ku bear” ucap jaejoong lega
“kau pikir aku mau tubuhmu terlihat namja lain” sahut yunho yang mendudukkan dirinya di tepi ranjang
“aww .. Pelan - pelan baby” sahut jaejoong tiba -tiba membuat yunho segera menoleh
“kau baik- baik saja boo?” yunho mengusap setitik air mata yang jatuh dari mata istrinya pasti sangat sakit batinnya
“mereka menggitku bear” rengek jaejoong
“mhiane nae sarang ..” ucap yunho
“ini bukam salahmu bear kenapa minta maaf” pout jaejoong
.
.
30 menit kemudian ~

“bear .. Mereka sudah tidur, jja kita pulang” jaejoong menegur yunho yang masih membalas pesan
“kajja boo..” yunho mengambil changmin yang nampak sudah pulas
“boo lihat wajah bummie saat tidur manis sekali, ia cantik sepertimu” blush.. Wajah jaejoong memerah membuat yunho tertawa
.
.
“mereka sudah tidur?” tanya appa jung
“sudah appa, jja kita pulang” jawab yunho
“seunghyun ssi sepertinya kita harus pulang, kami berterim kasih banyak ne atas undangannya” kangin tersenyum dan menepuk pundak seunghyun
“aku yang berterimakasih kalian sudah mau datang” jawab seunghyun sopan.
“anyyeong seunghyun ssi” leeteuk pamit dengan sopan dan menyusul keluarganya
“yun .. Mana umma gendong minnie,bukankah kau menyetir?” leeteuk akan mengambil cucunya
“anii .. Aku saja yang menyetir” jawab kangin
Sepanjang perjalanan keluarga bahagia itu mengobrol akrab terlihat sekali keluarga mereka sangat harmonis ne~
.
.
Setelah sampai yunho dan jaejoong segera menidurkan anak mereka di kamar khusus kedua jung kecil itu ‘Jung Twins♡’ tulisan itu adalah permintaan keduanya walaupun masih kecil mereka telah mengerti dan fasih berbahasa inggris, jepang dan juga madarin jangan heran karena appa dan ummanya adalah orang jenius hingga menurun ke kedua anakmya.
“kamar ini tidak berubah sama sekali” ucap jaejoong
“tentu saja, umma menjaga kamar ini agar minnie dan bummie menyukai tempat ini” jawab yunho
“aku jadi ingat kamarku dulu bear,umma selalu mengomel saat aku memporak-porandakan kamarku bersama suie” jaejoong tanpa sadar mengoceh tentang masalalunya membuat yunho terdiam dan memandang dalam boojaenya seakan tersadar jaejoong segera mengubah topik
“appa beruang.. Kau mau bermain malam ini” jaejoong mengatakan dengan beraegyo membuat yunho gemas walaupun yunho tau jaejoong hanya mengalihkan topik tapi yunho berpura- pura tidak tau
“ne kajja, gajah centiil” yunho menggendong jaejoong ala bridal style membuat jaejoong terpekik senang.
“ya!! Bear .”
.
.
“boo .. Bangunlah chagiya ~” yunho menepuk pipi jaejoong pelan



“aku masih mengantuk yunnie ah..” jawab jaejoong manja
“kita akan kembali ke seoul boojaejoongie” jaejoong mendelik kearah yunho
“buttku sakit bear! Kau kasar sekali kemrin” pout jaejoong
“ya!! Siapa yang minta bear harderr ahh faster bearrhhh” yunho menirukan gaya jaejoong saat memintanya
“aishh!! Yaa yaa!!” jaejoong sebal pada yunho

Cup

“kajja .. Kita mandi” jaejoong melotot hororr
“tenang saja.. kita hanya mandi boo jangan berpikiran mesum seperti itu” yunho menyentil kening jaejoong ia sangat mengerti apa yang dipikirkan boojaenya
.
.
“di mana bummie dan minnie” jaejoong melongok ke kamar anaknya
“mereka di taman belakang joongie” appa jung menyahut membuat jaejoong menoleh
“ahh mereka sudah bangun ya, aku terlambat bangun appa”
“tidak joongie, kau tidak terlambat bangun hanya mereka yang bangun lebih awal” kangin terkikik melihat menantunya cemberut
“appaaa kau jahat sekali” manja jaejoong
“Hahahahaah habisnya kau lama sekali dikamar anak-anakmu sampai sudah sarapan tanpa menunggumu” ucap kangin santai ia melihat menantunya sedang mengpleskan selai pada roti yang dipegangnya
“appa .. Salahkan yunnie yang menghajarku habis- habisan semalam” keluh jaejoong tanpa sadar sambil mengunyah rotinya
“ohh jadi kau dihajar yunho ya” ucap appa jung sok serius padahal menahan tawa
“aishh aku keceplosan” jaejoong yang sudah malu berlari menuju halaman belakang meninggalkan appa jung yang tertawa sangat keras
“kau kenapa appa?” yunho duduk di sofa dekat appanya ia heran melihat appanya yang tertawa sangat keras seperti orang kesurupan (?)
“joongie sangat lucu yun. Wuahahahahha” kangin tertawa hampir berguling -guling
“memangnya joongie kenapa?” tanya yunho heran
“dia keceplosan katanya dia terlambat bangun karena kau menghajarnya habis- habisan” Kangin masih saja tertawa


DOENG!!

‘pantas saja appa tertawa setan seperti itu’ batin yunho

“aishh dasar kau ini mesum yun!” ejek appa jung
“apa perlu aku mengambilkan kaca di ruang tengah appa” sindir yunho
“ya!! Aku tidak mesum!” appa jung tidak terima
“kan aku tidak mengatakan kau mesum appa, kau sendiri yang menyimpulkan!” yunho tertawa setan melihat wajah appanya seperti akan melempar meja kearahnya. **Dasar appa yun usil nih**
“YA!! KEMARI KAU !!YUNHOO” teriak appa jung yang melihat yunho.berlari ke halaman belakang.
.
.
Tbc❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar