Rabu, 21 Desember 2016

My wife is model chapter 11

Chapter 11



“umma pulaaaaaaang~” jaejoong berteriak senang
“Ummaaa!”

Bruk

Changmin memeluk kaki ummanya
“eoh ada halmoniee” changmin berlari kearah halmonienya dan langsung memeluk halmonienya itu
“hmm cucu halmoni manja sekali eoh” heechul mencium cucunya gemas

Diruang tengah ternyata ada yunho, yoochun dan siwon sedang berbincang
“eohh kalian disini” jaejoong mendudukkan buttnya di sofa sebelah yunho dan seenak buttnya mengecup yunho tanpa sungkan membuat semua orang geleng- geleng kepala melihat kelakuan model senior itu

Cup

“Ya ya ya!” yoochun iritasi melihat kemesraan pasangan di depannya
“kenapa sebentar sekali boo belanjanya” jaejoong tertawa mendengarnya
“umma mengajak pulang bear, sebenarnya aku masih mau membeli banyak lagi tapi aku kasian melihat umma” rajuk jaejoong
“lain kali belanja saja dengan su ie boo” ucap yunho
“su ie pasti tidak mau bear” pout jaejoong
“jaejoong ah, wajar saja suie tidak mau belanjamu seperti orang kalap seperti itu” sindir yoochun
“apa kau menguras mall joongie” sahut siwon
“ne, aku hanya ingin menghamburkan uang beruang gendut ini sebagai balasan dia tidak menemaniku” sewot jaejoong menatap yunho
“ya.. habiskan saja boo aku tidak masalah” yunho tertawa keras melihat istrinya merajuk
“maaf nyonya.. Barang ini diletakkan dimana?” kata salah satu bodyguard berbadan besar itu membuat semua orang menoleh dan menatap hororr kelima bodyguard yang tampak kelelahan dengan membawa belanjaan di kedua tangan mereka
“letakkan dikamarku saja, bibi jang tolong antarkan mereka ne” bibi jang trsenyum pada jaejoong dan sedikit membungkuk
“ne nyonya” jawabnya sopan
“wahhh ternyata semua berkumpul disini” kata heechul dengan ceria
“ahjumma jung” siwon sedikit membungkuk menyapa umma jung
“neh . Siwon ah lama tidak bertemu” jawab umma santai tapi lihat anaknya a.k.a jung yunho melihat ada yang aneh pada ummanya kemudian

Loading..

1

2

3

“MWOYAA!! UMMA BAJUMU!!” yunho berteriak frustasi melihat ummanya yang berpenampilan tidak sesuai umur menurut yunho.
“bear tenanglah..” jaejoong menenangkan beruangnya yang siap mengamuk
“aishhh .. babo,ini baju modis dasar tidak tau fashion” ucap heechul sengit
“aigoo umma, kau bahkan sekarang menggendong cucumu” yunho memutar bola matanya berkata malas
“aku tampak menawan bukan, yoochun siwon?” kedua pemuda itu mengangguk dan tersenyum canggung
“uhm . N-nee ahjumma” ucap mereka takut takut.
.
.
“umma, apa appa masih dijepang?” tanya yunho
“ne.. Appamu mungkin pulang besok atau lusa, umma bosan dirumah jadi umma akan menginap disini. Ottokeyo yunnie chagii” heechul beraegyo membuat semua orang sweetdrop termasuk changmin -_-”
“memangnya aku punya pilihan jika umma sudah bilang begitu” yunho mendengus malas
“tidak” jawab umma jung santai sambil menyeruput jus jeruk di atas meja
“ahjumma, apa kau tidak ingin cucu lagi” tanya siwon santai
“tentu saja aku sangat ingin,tapi aku sih terserah yunho dan joongie saja” yunho menatap jaejoong yang tertawa pelan
“jaejoong-ah kau tidak ingin hamil lagi?” yoochun ikut tertarik pada topik pembicaraa
“k-kenapa jadi membahas ini” jaejoong terkekeh aneh
“karena ini topik menarik umma” jawab changmin membuat semua mata memandang satu- satunya bocah kecil itu
“appa.. Kenapa adik min belum jadi, kan min udah agak lama mintanya ke appa” changmin menatap appanya dan mulai merajuk membuat yunho salah tingkah
“eoh, kau minta apa minnie?” tanya jaejoong
“min minta dongsaeng umma, min udah minta appa tapi tidak jadi- jadi” jawab changmin dengan polos membuat jaejoong, siwon dan yoochun melongo
“ya ! Minnie.. Kau pikir membuat adik seperti membuat adonan roti langsung jadi” yoochun memijat
“sudah minnie, appa dan ummamu masih berusaha membuatkan adik untuk minnie jadi tunggu saja ne” heechul mengedipkan matanya pada cucunya itu dan changmin mengangguk lucu semua tertangkap mata jaejoong dia tersenyum kaku merasa bersalah pada anaknya itu.
.
.
.
saat malam hari dikamar yunjae suasana tidak seperti biasanya

Ceklek.

“boo .. Kau belum tidur?” tanya yunho yang barusaja keluar dari kamar mandi masih mengenakan handuk dipinggnya
“belum..” yunho mengeryit melihat istrinya seperti murung
“ada apa chagii??” yunho mendudukkan dirinya di pinggiran ranjang
“kenapa kau tidak bilang minnie ingin adik” jaejoong menatap lurus kearah suaminya
“aku tidak ingin memaksamu boo, aku akan menunggu kau siap memberikan minnie adik” yunho mengusap pipi istrinya
“setidaknya katakan padaku bear” setitik air mata jatuh dari doe eyes itu
“mhiane boo ..” yunho mengusap air mata jaejoong dan memeluknya
“sungguh bukan maksudku menyembunyikannya darimu boo”
“bear .. Sebenarnya..” jaejoong mendongak melihat wajah tampan yunho
“sebenarnya apa?” tanya yunho
“sebenarnya aku sudah berhenti minum sejak dua bulan lalu”
“minum apa boo?” tanya yunho masih bingung
“aiisshhhh.. Aku berhenti minum pencegah kehamilan”
“ohh..” jawab yunho sekenanya membuat jaejoong heran
“mwo!!” akhirnya yunho baru sadar apa yang dikatakan jaejoong
“maaf aku tidak bilang kepadamu bear..” ucap jaejoong
“tidak apa- apa boo, aku mengijinkanmu melakukan apapun selama itu baik”yunho tersenyum dan mengecup cerry lips itu
“gomawoo bearr”jaejoong memeluk erat tubuh yunho yang masih naked dengan handuk tersampir di pinggangnya
“ahh boo .. Jangan menggodaku chagiyaa” yunho mendesah lirih saat jaejoong memberikan tanda kepemilikan di lehernya
“aku ingin kau merasukiku bearhh” yunho yang melihat istrinya memberinya lampu hijau dengan segera menerjang bibir istrinya dengan gemas.

Dan malam ini mereka menyatukan diri kembali mendesah dan berbagi kenikmatan dan berharap benih yang ditanam yunho tumbuh dengan baik dalam rahim jaejoong.


Tbc❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar