Jumat, 09 Desember 2016
My wife is model chapter 5
Chapter 5
Cuaca pagi yang cerah di hari minggu ini dimanfaatkan yunho untuk bermalas malasan di dalam kamar maklum saja ia jarag sekali libur dan memiliki waktu bersantai seperti ini. Yunho meraba ranjang yang kosong mencari sosok istrinya ternyata tidak ada yunho berfikir istrinya pasti sedang memasak
Ceklek
Pintu terbuka menampakkan sosok jaejoongienya yang sudah rapi dan mengenakan jaket hitam couple yang mereka beli beberapa minggu yang lalu
CUP
Kecupan singkat yang lama lama menjadi lumatan tak pelak membuatnya menahan tengkuk istrinya hingga kebutuhan oksigen mereka yang menipis mengakhiri morning kiss atau hot kiss itu.ekekkeke^^
“bear, minnie merengek ingin di antar ke rumah umma, kau mau ikut ?”
“oeh kerumah umma?” dibalas anggukan kecil oleh jaejoong
“kenapa tumben sekali minnie merengek ingin kesana? Yunho mengeryit bingung
“mollayo” jaejoong mengendikkan bahunya
“baiklah aku mau mandi dulu, kalian tunggu di meja makan saja. Jja.” jaejoong memicingkan matanya
“ne ne ..aku hanya sebentar tidak akan lama chagiya” yunho terkekeh pelan istrinya pasti takut ia mandi terlalu lama
“palliwa bear !” jaejoong memelototkan matanya gemas melihat yunho yang masih ogah ogahan mandi
.
.
.
Di lantai bawah nampak changmin sedang menyemil beberapa kripik kentang favoritnya di meja makan.
“umma .. Appa dimana lama cekali huh” changmin mencebilkan bibirnya kearah ummanya
“ appa masih mandi minnie” jaejoong menggelengkan kepalanya melihat changmin mencebilkan bibirnya aigoo
“minnie cudah tidak cabal umma, pelut min juga tidak bica diam dali tadi” changmin memelas sambil mengelus perutnya membuat jaejoong memutar bola matanya bukan apa apa jika dilihat bungkus keripik kentang berukuran jumbo tergeletak di atas meja telah raib isinya bukan hanya satu sudah tiga bungkus.
Tap
Tap
Tap
“yak .. Minnie kenapa makan keripik banyak sekali eoh nanti bisa sakit belum makan nasi sudah mengemil seperti itu” yunho memandang jaejoong meminta jawaban
“appa .. Jika appa cepat datang minnie tidak akan makan kelipik cebanyak ini” yunho tersenyum kikuk mendengarnya jadi semua salahnya -_-
“kajja kita makan kalau begitu” yunho menarik satu kursi dan mulai makan sebelum suara changmin berceloteh lagi
“appa umma, nanti minnie menginap di lumah halmonie ne” jaejoong dan yunho memgerutkan kening bingung
“wae?? Tanya yunho dan jaejoong kompak
“kan nanti malam umma dan appa halus pelgi ke lumah hyunjoong ahjussi ne umma?” jaejoong nampak kaget mendengar pertanyaam changmin dia bahkan tidak memberi tahunya
“kau tau dari mana minnie?” changmin hanya cuek melanjutkan makannya tanpa tau jaejoong dalam kegugupan melihat dirinya di tatap intens oleh beruang pervert disamppingnya
“wa- wae ?? Kau menatapku seperti itu”
“kau ingin menjelaskan sesuatu boo? Tanya yunho santai tapi tetap memandang intens boojaenya yang tengah kebingungan dalam hati bertanya tanya bagaimana Changmin tau?
“nanti akan kujelaskan sebaiknya kita makan dulu” jaejoong menatap changmin ingin sekali menguliti bocah itu tapi yang ditatap malah duduk tenang sambil makan.
.
.
Di mobil.
“bear ..” jaejoong mencoba memecah keheningan
“uhm..” yunho hanya berdehem singkat ia masih malas perihal hyunjoong tadi.
“sebenarnya aku tidak tau changmin tau dari mana, memang hari ini hyunjoong mengadakan party dan mengundang banyak orang termasuk aku. Tapi percayalah aku sudah menolaknya jika saja su ie tidak merengek kepadaku”
“ohh..” jaejoong mendesah frustasi melihat yunho hanya mengatakan ohh tanpa ada niat seperti itu
“lalu minnie tau dari siapa?” jaejoong tersenyum akhirnya yunho mau berbicara sedikit banyak
“aku tidak tahu bear, yang tau ini hanya su- YA!! Ini pasti ulah su i!!!” jaejoong mendesis lirih
dilihatnta changmin yang duduk di pangkuannya menggeliat pasalnya sedari tadi changmin tertidur pulas-_-
“umma.. Minnie hauc” changmin memandang ummanya
“ohh ne..” jaejoong memberi botol minum changmin sambil mengamati anaknya yang minum
“minnie boleh appa bertanya?” changmin menoleh ke appanya dan mengangguk
“minnie tau dari mana umma ada acara nanti?” yunho berkata selembut mungkin
“uhm .. Cebenalnya ini lahacia tapi kalena appa plia kelen minnie akan berlbagi lahacia cecama namja” jaejoong memutar bola matanya sebal dikiranya ia bukan namja apa! Well ia juga namja!!”
“ya!! Kau pikir ummamu bukan namja eoh” jaejoong mengerucutkan bibirnya
“ahh umma, diamlah ini akan mejadi lahacia para ceme ganteng bukan seperti umma namja yeoppo!” changmin meletakkan jari telunjuknya di bibir jaejoong. Yunho tertawa nista mendengar jawaban polos nan evil anaknya aigoo..
“ne ne .. Kajja katakan pada appamu yang paling keren ini minnie” sorak yunho semangat
“ jadi appa, kemalin cu ie pantat bebec menelpon minnie lalu bilang kalau hali ini umma dan appa ada acala lalu cuie jumma minta minnie menginap di lumah halmoni nanti cu ie jumma janji jika minnie mau membelikan minnie 3 cup ice cleam ukulan jumbo jika umma hadil di acala itu. Umma dan appa mau ne .. Ne ne” yunho dan jaejoong cengo mendengar penjelasan polos changmin
“ahh jadi hanya karena ice cream, nanti umma belikan 5 cup jumbo bagaimana? Tapi minnie tidak usah menginap dan umma appa tidak akan hadir, ottoke? Tawar jaejoong yunho hanya menyimak ibu -anak itu sedang tawar menawar
“ahh ani umma!” jaejoong bingung melihat tingkah changmin bukankah 5 cup dan 3 cup masih banyakan 5? Apa dia jadi mendadak bodoh batinnya ngawur
“wae eoh ? Bukankah masih bagus penawaran umma eoh?”
“ani umma, ini coal halga dili. Ceme cejati tidak akan ingkal janji ne appa” changmin menandang yunho yang langsung memandangnya
“oo -ohh neh minnie seme sejati tidak akan ingkar janji” dalam hati yunho bangga anaknya sekecil ini sudah berpendirian
“aigoo umma bisa gila” jaejoong memijat pelipisnya pusing melihat anaknya dan suaminya
“ sudahlah boo.. Turuti saja minnie toh hanya menghadiri party” jaejoong akhirnya mengalah lalu mengangguk kecil
changmin dengan semangat membara menuruni mobil yang disusul oleh jaejoong dibelakangnya tentu saja jaejoong dan yunho hanya berjalan santai saja bukan berlari seperti changmin.
“HALMONIEEEE!!!!” changmin berlari kencang menuju jung heechul yang sedang merangkai bunga di halaman belakang terkejut melihat cucu satu satunya berlari dengan kencangnya sampai bunga yang di rangakinya berantakkan di meja lain halnya dengan suaminya
Brush!!!
“yak! Halaboji jolok sekaliii” changmin berkata sadis pada hankyung yang menyemburkan kopinya karena terkaget
“YA!aishhhh !! Kau mengagetkan haraboji min, jadi kan tidak salah haraboji menyembur seperti itu” jung senior tidak mau kalah dengan cucunya sendiri membuat heechul berdecak kesal
“sudahlah hannie, kau ini berlebihan sekali tidak mau mengalah” heechul menggendong changmin yang sedang mehrong ke arah harabojinya tanpa di ketahui halmoninya tentu saja. Yunho dan jaejoong yang baru datang hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak semata wayang mereka yang sangat evil itu.
“appa .. Mhiane” jaejoong tersenyum kecil
“ahh nan gwencana joongie” kekeh hankyung lalu memeluk jajoong lalu yunho
“appa .. Kau terlibat lebih gemu, apa kau jarang berolah raga eoh?” yunho berseloroh sambil berlalu takut jika appanya akan melempar koran kepadanya . Jaejoong terkikir melihat itu
“apa benar joongie appa gemukan?”
“o-ohh ne appa” jawab jaejoong jujur
“aishhh ini semua ulah ummamu yang setiap hari membuatkan appa kue manis hasil buatannya” appa jung mengacak rambutnya frustasi
“appa terlihat cubby. Hahahh” jaejoong tertawa lebar melaihat ayah mertuanya mencak mencak frustasi
.
.
Di lain sisi heechul tengah menggendong changmin menuju halaman belakang bersantai diatas ayunan
“yun .. Kau hari ini akan menginap? Heechul membelai rambut changmin yang bersandar di pangkuannya
“ani umma, hanya minnie yang menginap.” yunho ikut duduk di ayunan sebelah heechul dia melihat banyak sekali bunga seperti dirumahnya hanya saja disini ditata begitu apik hasil karya jung heechul dan juga jung jaejoong
“waeo ??” umma jung menatap bingung ke yunho
“aku dan joongie nanti ada acara”
“ohh ne”
“kau tidak ingin punya anak lagi yun?” umma jung menatap yunho yang tengah berfikir
“sebenarnya aku ingin umma, tapi joongie masih belum siap kurasa untuk hamil lagi” jawab yunho jujur
“ku kira tidak seperti itu yun” heechul memandang jaejoong yang tengah membereskan rangkaian bunga yang tadi belum diselesaikannya
“maksud umma?” yunho menatap bingung kearah ummanya
“dia juga ingin hamil lagi kurasa atau mungkin sekarang sudah hamil lagi. Kekekekek” umma jung terkekeh melihat wajah anaknya kebingungan
“molla yun .. Hanya firasat seorang halmoni.hahahhaa” yunho mengendikkan bahunya dan okut tertawa melihat kekonyolan ummanya.
TBC.
jangan lupa tinggalkan jejak chingu❤
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar