Minggu, 11 Desember 2016
My life belong to you chapter 2
Chapter 2
Setelah kekacauan yang dibuat kedua anaknya yeoja yang ternyata seorang model itu pergi terbirit -birit
“jangan bilang ini ulah kalian bummie minnie?”yunho menanyai kedua anaknya
“uhm.. Ne appa” mereka berkata kompak sungguh mereka sangat patuh pada appanya mereka takut jika mereka berbohong appanya akan marah
“haaaaah .. Kalian luar biasa” yunho menghela napas tapi akhirnya tersenyum ia bisa melihat keposesifan kedua anaknya sama seperti boojaenya dengan merencanakan rencana licik tidak diragukan lagi walaupun mereka masih kecil tapi otak mereka cerdas karena baik yunho maupun jaejoong adalah seorang jenius.
“Kajja kita ke umma kalian” yunho menggendong kedua anaknya dan menjadi pusat perhatian betapa mereka terlihat sangat manis jika dilihat
“umma ~” changmin memanggil ummanya yang sedang memindahkan 4 buah cake itu
“ne, umma siapkan di ruangan umm dulu ne” jaejoong berlalu menuju ruangannya dengan membawa cake.
“appa tulunkan bummie palli, bummie mau cake ituu” kibum bergeark-gerak aktif
“appa akan antar kalian kesana, wuuusssss~~” yunho bergaya seperti superman yang mrnyelamatkan orang membuat kedua anaknya terkikik geli
“bear .. Nada manjamu tidak cocok dengan tubuh beruangmu” jaejoong mengejek yunho
“aishhhh .. Aku kan hanya meniru minnie dan bummie boo” ucap yunho tak mau kalah
“ya! Ya! Terserah saja kajja kita makan” seru jaejoong gemas
Setelah makan lava cake favotire mereka duo jung kecil terlelap di king bed milik jaejoong di ruangan itu, tatanan yang apik membuat semua mata yang mlihatnya dimanjakan.
Sore hari jaejoong dan yunho bergegas pulang mereka berpamitan pada para pegawai karena cuaca diluar akan hujan.
“yunnie ah pelan-pelan saja jalanan licin”
“ne .. aku akan pelan - pelan boo”
“kau tau boo, hari ini minnie dan bummie luar biasa” jaejoong tertawa keras sambil melihat kebelakang kedua anaknya sedang terlelap
“mereka tidak ingin ada yang mendekatimu” yunho bedecak
“mereka sangat posesif boo” jaejoong mengangguk
“bear 2 hari lagi kita memperingati hari kematian halmonie jung” jaejoong menatap yunho yang fokus menyetir.
“hmm aku tau, kita ke gwangju 2 hari lagi.. Minnie dan bummie pasti senang” yunho berkata santai.
.
.
.
“uhm umma.. Apa umma cudah tidak ada kuliah hali ini? Kibum berkata polos
“umma sudah selesai kuliahnya bummie” jaejoong berkata sambil mnegelus kepala kibum
“jadi umma cudah celecai ya, belalti umma akan menemani kita dilumah?” changmin menimpali
“ne .. Umma menemani kalian dirumah” jaejoong tersenyum gemas melihat anak-anaknya tumbuh besar dengan baik walaupun diusianya yang masih sangat muda
jaejoong mengorbankan segalanya karena mengandung ia harus di coret dari daftar keluarganya, ayahnya kim siwon sangat taat pada agama ia tidak akan bisa mentolerir kehamilan jaejoong, ibunya kim heechul selalu menuruti apa kata appanya jadi tidak ada yang menahan jaejoong untuk dicoret dari keluarganya walaupun kala itu heechul menangis meraung tak ada artinya. Sebenarnya bukan salah jaejoong karena yang memulainya adalah yunho yang mengklaimnya adalah yunho jadi disini apakah adil jika jaejoong menerima ketidak adilan ini tapi lambat laun jaejoong menerima takdirnya walaupun awalnya ia merasakan sakit yang amat sangat tapi sekarang ia bahagia, ia memeiliki yunho yang sangat mencintainya ia memiliki kedua anaknya juga ia memiliki keluarga lagi. Keluarga jung sangat memperlakukannya dengan baik bahkan umma jung sangat menyayanginya seperti menyayangi yunho.
CUPP
“kau melamun apa boo sampai seperti itu, kau melamunkan sesuatu ya” yunho menaik turunkan alisnya menggoda jaejoong dan berhasil
Plak.
plak.
“yakk!! Aku tidak mesum sepertimu bear!!” jaejoong memukul lengan yunho dengan gemas
“ya ! Ya ! Aw !! appo boo” yunho mengusap lengannya yang panas jaejoong yang melihat yunho kesakitan cukup panik apa ia baru saja menyakiti beruang kesayangannya
“m-mianhae bear, appo??” jaejoong meniup bagian yang dipukulnya. Ckckck jaejoong tidak sadar jika beruangnya hanya menipunya
“umma” kibum memanggil malas
“appa, dlama yang kalian mainkan sangat jelek!” ucap changmin sadis membuat jaejoong dan yunho tertawa terbahak - bahak membuat kedua anaknya menatap iritasi lalu melenggang menuju kamar mereka untuk bermain game
.
.
Yunho pulang dari kantor jam 7 tepat. Aneh sekali batinnya biasanya jam segini kedua anaknya masih berlarian kesana kemari kejar- kejaran ia melihat salah satu maid
“hyorin ssi, kau tau dimana anak - anakku dan istriku?” hyorin mengangguk
“mereka semua sedang nonton film tuan, diruang tengah”
“ohh begitu .. Baiklah”
“Ne tuan” hyorin berjalan menuju bagunan rumah di sebelah taman yang merupakan bangunan untuk para pekerja yang bekerja di mansion jung
yunho berjalan terus menyusuri ruang hingga ia melihat TV menyala menampakkan film hororr bukankah jaejoong snagat takut film hororr kenapa masih saja menonton -_-”
“boo.. Kau masih terjaga?” yunho duduk disamping jaejoong ia melihat kedua anaknya sedang mengempeng di nipple jaejoong sambil terus mrnonton film
“HYAAAAA!!! Dari kapan kau disitu bear!!”jaejoong berteriak kaget
“dari tadi” jaejoong melihat yunho masih mengenakan pakaian lengkap berarti yunho barusan datang
“kenapa menonton film hororr eum??” yunho bertanya lembut ia menarik tengkuk istrinya dan mencium sekilas ia tak mau lepas kontrol masih ada kedua jung kecil bersama mereka
“aku penasaran bear .. Jadi aku menontonnya sama minnie dan bummie” jaejoong berkata dengan manja
“oh ayolah boo~ kalian sama-sama takut hantu masih saja ditonton” yunho meraih remote lalu mematikan TV.
Ia meraih changmin yang nampak lebih berat, jaejoong menggendong kibum
“besok kita berangkat pagi bear” yunho menaiki tangga pelan
“ne .. Besok kita berangkat pagi” yunho merasakan jasnya ditarik ia melongok ternyata jaejoong yang menariknya
“boo ada apa?” tanya yunho bingung
“hehe .. Aku takut bear” jaejoong meringis saat yunho menahan tawanya
yunho dan jaejoong membaringkan kibum dan changmin menyelimutinya dengan nyaman dan berbalik menggandeng jaejoong menuju kamar mereka.
.
.
“aku akan menyiapkanmu air hangat bear”
“ne boo” yunho ikut ke kamar mandi dan melepas semua bajunya ketika jaejoong berbalik ia merona heboh melihat tubuh yunho naked.
“ak- aku akan keluar”ucap jaejoong cepat sebelum dia mencapai pintu yunho sudah menariknya
“siapa yang menyuruhmu keluar jung jaejoong” yunho berbicara tepat di telinga jaejoong membuat sang pemilik mendesah lirih
“bearhh .. Ahh ak-aku sudah mandii” jaejoong mencebil yunho semakin menjadi yunho menyesap leher jaejoong hingga berbekas jaejoong semakin gelisah saat tangan yunho dengan lihai melepas kaos V -neck nya dengan cepat saat kaos terlepas ia memagut bibir cerry itu dengan lumatan kecil hingga lidah yunho mengajak bertarung lidah jaejoong tangan yunho tak tinggal diam ia memilin niple yang sangat disukai anak anaknya lalu menghisapnya dengan kuat hingga jaejoong memekik
“sshhhh Akhhh bearr!!” yunho menurunkan celananya sekarang ia sama- sama naked pipi jaejoong merona melihat betapa liarnya yunho menandai dadanya tangan jaejoong turu menuju junior yunho dan mengurutnya pelan hingga pemiliknya mendesah
“ahhh booo ahh” yunho menaikkan jaejoong diatas wastafel di depannya nampak kedua niple merah yang mencuat tanda istrinya junga tengah horny mereka berciuman lagi saat tangan yunho memijat junior jaejoong dengan tempo cepat hingga pemiliknya tidak bisa mendesah karena sedang berciuman
“AKHHH YUNHOOOO!!”
jaejoong klimaks untuk pertama kalinya yunho menikmati wajah boojaenya pasca orgasme jaejoong menengadahkan kepalanya menghirup udara dengan rakus ditangannya tercecer cairan jaejoong.
“sekarang giliranku boojae” yunho menurunkan jaejoong dari wastafel ia membimbing jaejoong masuk ke dalam bathup yang sudah terisi air hangat dibimbingnya jaejoong ke pangkuannya dan jaejoong mengangkang lebar membelah kedua bongkahan buttnya jaejoong melingkarkan tangannya dileher yunho dan mulai berciuman lagi jaejoong tersentak saat yunho mengarahkan jemari lentiknya pada hole pink miliknya yunho memasukkan jari telunjuknya disusul jari kedua hingga jari ketiga dan jemari lentik yunho berjalan zig zag seolah mengobrak abrik hole sempit itu
“berbaliklah boo ..” perintah yunho Segera setelah jaejoong berbalik ia megarahkan lidahnya menggoda jaejoong
“bearhhh ahh.. Haaaah .. Ja- ah menggodahhkuu” lidah yunho secara liar mengetuk - ngetuk lubangnya seakan meminta izin
“urie jaejoongie tidak sabaran eoh” yunho terkekeh melihat wajah penuh nafsu boojaenya
“palliiiwaaa” jaejoong sebal yunho seakan mengulur waktu
“ne ne . Tahan ne” jaejoong mengangguk ia berpegangan pada pinggiran bathup dan menggigit bibirnya saat ujung junior yunho sudah masuk holenya
“AKH!!” jaejoong berteriak
“relax boo .. Aku akan pelan - pelan aku janji” yunho meneruskan dorongannya hingga
“AKHHHH”
keduanya mendesah bersama saat yunho menyentuh sweetpotnya
Yunho belum menggerakkan juniornya ia masih menungu boojaenya terbiasa hingga
“bergeraklah bear” kata jaejoong perlahan yunho menggerakkan dengan tempo semakin dipercepat
“Oh ~ boo ahhh ughhh..” yunho mendesah sambil terus menggenjot hole boojaenya tangannya meraih junior jaejoong
“Ahh.. Ahhh .. Bear .. Ahhh” jaejoong memejamkan matanya saat yunho berkali kali menyentuh sweetpotnya
“sshhhh ughhh ahhh ahhh ahhh” nafas jaejoong menderu
“ahh .. Ahh ..boo Ahhh”
“AKHHH!! YUNHOO!!” jaejoong ambruk tapi ditahan oleh yunho hingga ia berada di pangkuan yunho dengan tubuh masih menyatu
“haaaah .. Haahhh .. Hahhh” yunho membiarkan jaejoong menikmati sisa orgasmenya dalam bercinta ia tidak pernah egois hanya mementingkan kenikmatannya sendiri. Jaejoong berbalik ke pangkuan yunho tanpa melepas tautan mereka hingga yunho merasa juniornya terpelintir
“akhh” yunho memekik
“ bear .. Biar aku yang bergerak ne” yunho mengangguk kecil membiarkan boojaenya bergerak jaejoong menaik turunkan tubuhnya membuat mereka mendesah 20 menit di posisi ini membuat jaejoong terkulai bersandar di dada yunho
“kau lelah chagiya??” jaejoong mengangguk yunho mengangkat jaejoong hingga tautan mereka terlepas
“ahhh...” jaejoong merasa kosong pada holenya yunho membaringkannya di ranjang yunho menatap jaejoong dan tersenyum “kau siap boojae??” jaejoong menganguk dan yunho menyatukan kembali tubuh mereka kaki jaejoong diarahkan ke bahunya dan ia mulai menggenjot hole boojaenya
“ahhh ahhh.. Uhh.... Ouhh” racau jaejoong saat yunho mempercepat gerakannya
15 nenit kemudian
“ahh ahhh ahhh ahhh...” yunho masih terus menggenjot tanpa lelah ia merasa ia akan klimaks dia merunduk mencium boojaenya terap dengan menggenjot dan tangannya mengurut junior jaejoong dan akhirnya sesuatu di tubuhnya seakan meledak.
“AKHHHhhhh BOOJAEEHHHHH/ YUHOOOOO”
keduanya ambruk setelah sesi percintaaan yang panjang itu yunho mendekap boojaenya
“haaah . Haaaah Haaaahh” jaejoong meraup udara dilihatnya yunho juga sam
“yunho memeluknya dengan erat”
“bear.. Kau tidak mau melepasnya eoh..” bibir jaejoong mecebil
“anii .. Dia masih betah disarangnya” yunho tertawa pelan
“aishhh.. Ini sangat mengganjal.. Kau pikir punyamu mini” jaejoong berucap kesal pasalnya ini sangat mengganggunya
“kajja tidur” yunho menyamankan posisi tidurnya tapa perduli protesan jaejoong. Dengan kesal ia mengetatkan holenya hingga membuat yunho mendesah saat juniornya di jepit dinding hole jaejoong dan mereka kembali mendesah untuk ronde berikutnya hingga mereka terlelap.
.
.
Pagi hari jaejoong terbangun lebih dulu ia merasa kaku di tubuhnya ia tidak bisa menggerakkan badannya akibat ‘olah raga malam’ nya bersama yunho kemarin ia dihajar beronde - ronde
“bear.. Bangunlah.. kita akan ke gwangjuu” yunho hanya berguman saat tangan jaejoong mentoel- toel pipinya
“tubuhku rasanya remuk, aku tidak bisa bangun..” yunho sontak membuka matanya memeluk boojaenya
“gwencana.. Aku akan memandikanmu chagii” ucap yunho santai membuat jaejoong merinding ia pasti diserang lagi jika ia dimandikan jaejoong menggeleng
“anii .. Aku akan mandi sendiri” yunho tertawa pelan mengusap rambut jaejoong .
TBC ❤
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar