Title : My life belong to you
Genre : family
Length : -
Rate : M
Main cast : YUNJAE, etc
Chapter 11
Dongbang international hospital –
Sesampainya
di rumah sakit jaejoong langsung ditangani oleh dokter semua orang panik, kagum
dan juga terpesona melihat seorang jung yunho pengusaha sukses yang dikenal
ramah menggendong istrinya yang sudah tidak sadarkan diri karena jaejoong hanya
terbungkus oleh selimut tanpa mengenakan apapun yunho menunjuk tirai para
pengawal segera menutup tirai mengahalangi arah pandang pasien lain yang
tertarik melihat keadaan jaejoong
“yunho
apa yang terjadi?” Tanya boa sahabat kecil yunho yang merupakan dokter di rumah
sakit yang juga milik jung corp
“periksa
saja dulu nanti akan kujelaskan, perut boojae terbentur lantai dia meringis
kesakitan” boa mengangguk mengerti dan segera memerikasa denyut jantung janin
yang di kandung jaejoong dan juga melalukan pemeriksaan lain yang menunjang
“yunho
kita perlu bicara..-“ yunho mengeryit bingung dengan perubahan sikap boa ia
merasakan firasat buruk
“ada apa boa, apa terjadi
hal yang buruk pada keduanya? Cepat katakan!” ucap yunho tanpa sadar membentak
teman kecilnya itu
“tenanglah yunho ah, aku
sudah memanggil dokter kim dia yang akan menjelaskannya padamu” ucap boa
Tak lama seorang dokter
kim kibum datang dokter spesialis kandungan yang menangani jaejoongnya
“yunho-ssi, saya sudah
pernah mengatakan jika kehamilan nyonya jung adalah kehamilan yang riskan jadi
karena keadaan janin yang buruk karena terbentur denyut jantung janin anda
melemah dan cepat atau lambat akan
berhenti jadi saya menyarankan agar digugurkan karena sangat berbahaya
bagi nyonya jung” papat dokter kim
Tanpa sadar air mata pria
tampan itu meleleh ia tidak menyangka akan seperti ini jadinya
“dokter.. kumohon
selamatkan keduanya” mohon yunho membuat dokter kim dan boa menatap sendu
“maaf tuan jung, tapi satu
– satunya cara untuk menyelamatkan adalah menggugurkannya” yunho semakin
terpuruk ia sangat terpukul bayi ini adalah anaknya darah dagingnya yang sangat
diinginkan jaejoong walaupun awalnya ia tidak setuju tapi setelah melihat
betapa cerianya jaejoong ia menjadi bahagia atas kehamilan anak ketiganya ini
“anda harus memutuskan
tuan jung, semakin lama akan semakin menyakiti nyonya jung” ungkap dokter kim
lagi
“baiklah dokter..” yunho
memejamkan matanya ia bersumpah seumur hidupnya ini adalah keputusan terberat
yang pernah ia ambil “kumohon selamatkan istriku”
Tes
Tes
Air mata yunho tak
terbendung saat dokter menyodorkan surat persetujuan padanya tangannya gemetar
menandatangani surat itu
“kau harus kuat yunho ah,
demi jaejoong dan kedua anakmu” hibur boa
.
.
Jaejoong sudah dipindahkan
di kamar VVIP Ia barusaja menjalani operasi nampak di tangan kanan dan kirinya
ada kedua namja kecil yang senantiasa menunggu sang umma bangun
“hyuung.. umma kapan
bangun?” Tanya kibum
“sebentar lagi umma akan
bangun bummie” ucap changmin
“ne sebentar lagi umma
bangun” sahut yunho yang barusaja masuk membelikan kedua anaknya makanan
“kalian harus makan dulu ne” kibum dan changmin menggeleng lesu
“appa.. aku ingin makan
dengan umma, aku benar – benar tidak berselera makan” yunho menahan air matanya
yang akan keluar sungguh ia sangat ingin menangis tapi ia harus kuat demi
ketiga orang yang dicintainya itu
“ne, nanti kita makan
dengan umma.. tapi sekarang kalian harus makan walaupun sedikit nanti sisanya
kita akan makan bersama umma eoh?” bujuk yunho diangguki kedua anaknya
Yunho mengecup kening
istrinya tanpa terasa air matanya jatuh menetes ia tidak tau apa yang harus
dikatakannya pada jaejoong saat ia sadar nanti
Diluar kamar rawat
jaejoong tampak junsu sedang memeluk yoochun sambil menangis tersedu – sedu bagaimana
bisa hal ini terjadi kepada sepupunya
“aku yang membut jaejoong
celaka chunnie. Hiks .. hiks..” yoochun menepuk punggung junsu
“ini bukan salahmu suie..
kita sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi sepertinya memang ini sudah
takdirnya” ucap yoochun membuat junsu semakin sesenggukan
Nampak di ujung lorong
umma jung dan juga appa jung tergopoh menuju kearah yoochun dan junsu
“yoochun ah.. bagaimana
keadaan jaejoongie?” Tanya umma jung membuat yoochun melepas pelukannya pada
junsu dan menatap umma dari sahabatnya itu
“ahjumma.. bayi yang
dikandung jaejoong harus digugurkan karena mengancam nyawa jaejoong”
BRUG!!
umma jung merosot kelantai
saat mendengar penjelasan yoochun yang membuatnya begitu terpukul calon cucu
ketiganya harus di gugurkan
“ahjumma!” junsu segera
membantu umma jung berdiri
sedangkan jung kangin
memilih untuk duduk di dekat yoochun karena ia tak kuasa mendengar apa yang
terjadi hingga membuatnya terdiam
“siapa yang melakukan ini
junsu ah?” junsu menoleh kearah kiri dan mendapati umma kim dan juga appa kim
yang sama terpukulnya dengan mereka
“jin yihan” seru junsu
datar
“mwoh?” umma kim nampak
sangat terkejut
“jin yihan? Anak dari jin
dae young?” junsu mengagguk membuat appa kim mendesis marah dan segera mendial
nomor seseorang dan berjalan menjauh
.
“enghh.. yunnieh ..” gumam
jaejoong membuat yunho yang sedang berbincang dengan taecyon di telfon
memutuskan sambungannya segera setelah mendengar namanya dipanggil boojaenya
“boo.. kau sudah sadar?”
yunho meraih tangan jaejoong dan menggenggamnya erat
“ne.. apa terjadi hal
buruk bear?” Tanya jaejoong membuat yunho terdiam jaejoong sedikit meringis
saat ia mencoba mendudukkan dirinya tangannya terulur menuju kearah perut yang
biasanya sedikit menonjol usapan tangannya berhenti saat ia menyadari perutnya
sudah rata “bear.. kenapa kau tidak menjawabku !” seru jaejoong histeris segera
yunho memeluk istrinya erat
“boo.. mhiane, kau harus
diselamatkan jadi dokter harus menggugurkannya” ucap yunho sambil sesenggukan
begitupun jaejoong yang sangat terpuruk ia segera meraih vas dan melepar asal
kearah lantai membuat kedua jung kecil yang awalnya tertidur di sofa terkaget
PRAKK!!
“BOO!.. kumohon tenanglah”
jaejoong benar – benar kalap melempar asal apa yang bisa di jangkaunya
“jin yihan brengsek! Dia
brengsek!!!” raung jaejoong membuat kedua jung junior menjerit menangis membuat
yunho kelabakan
Brak!
Pintu terjeblak terbuka
mendengar tangisan kedua jung junior
“umma! Huweeee!!”
“ummaaa!!”
Umma jung segera memeluk
kibum dan appa jung memeluk changmin dengan erat junsu menuju kearah jaejoong
dan menenangkan sepupunya itu ia sudah menduga bahwa reaksi jaejoong akan
seperti ini
jaejoong kembali tertidur
di pelukan yunho membuat keadaan yang awalnya gaduh menjadi tenang dan semua
orang masih terdiam membisu di sofa memikirkan rencana – rencana untuk membuat
jin yihan membusuk di penjara
.
1 bulan kemudian –
Sudah satu bulan ini
jaejoong sudah kembali menjadi jung jaejoong yang ceria yunho bersyukur karena
jaejoong tidak berlarut dalam kesedihan tapi sebagai gantinya jaejoong
menginginkan jin yihan mendapatkan hukuman setimpal dan dengan senang hati
yunho menuruti apa yang di katakan boojaenya jin yihan masuk ke penjara dengan
kurungan 15 tahun seluruh keluarga jin
yihan yang memiliki bisnis di blokir oleh jung corp dan kim corp well siapa
yang tidak tau jung corp hampir semua perusahaan bahkan berbondong – bonding
ingin bekerja sama mereka tidak mau mengambil resiko dengan bekerja sama dengan
perusahaan yang menaungi keluarga bermarga Jin itu.
.
“Minnie .. bummie.. hari
ini hari pertama kalian masuk TK kalian harus semangat ne” jaejoong memasukkan
bekal keduanya di tas masing – masing membuat kedua jung junior itu terlonjak
gembira
“yaey!! Umma.. hari ini
aku mau diantar umma dan appa” seru changmin
“ne, ini kan hari pertama”
sahut kibum
“ne.. umma dan appa akan
mengantar kalian” jaejoong mengelus kedua bocah lucu nan menggemaskan itu ia
bersyukur ada kedua mahkluk yang bisa membuatnya tersenyum setiap waktu itu yunho tersenyum menanggapi kehangatan
keluarganya yang mulai kembali terasa setelah sebulan lalu mengalami masa
berkabung
“boo.. apa kau nanti ikut
ke kantor?” yunho memandang istrinya yang masih nampak berfikir
“aniya.. aku akan ke café
junsu pasti kerepotan jika ia menangani café sendiri” yunho mengangguk mengerti
“arasso.. aku akan
menjemputmu saat Minnie dan bummie pulang” jaejoong mengangguk mengerti
“kajja..!!” seru kedua
bocah menggemaskan itu
.
DONGBANG
KINDERGARTEN –
Keempatnya sampai di
sekolah dengan bangunan yang sangat megah dan termewah di korea sekolah khusus
untuk anak dari kalangan elit dan para pejabat sekolah yang terdiri dari
kindergarten, elementary school, junior high scholl dan senior high school
sekolah yang pernah menaungi kedua orang tua bocah lucu nan menggemaskan itu
sekolah yang menjadi awal bertemunya kim jaejoong dan jung yunho
Changmin dengan semangat
turun dari mobil begitupun kibum yang menapakkan kaki mungilnya di pelataran
sekolah
“umma ..appa kami sekolah
dulu ne” changmin menghampiri jaejoong dan memberikan kecupan dibibir ummanya
lalu berganti ke appanya
“umma bummie berangkat ne”
kibum mencium bibir jaejoong dan berbisik “umma.. nanti sepulang sekolah bummie
mau mimik umma” jaejoong tertawa keras mendengar permintaan anaknya yang lucu
itu
“arasso.. jja masuklah”
Kedua bocah itu melambai pada
kedua orang tuanya hingga mereka hilang dari pandangan kedua orang tuanya
karena memasuki gerbang yang menjulang tinggi
“kajja boo” yunho sudah
memasuki mobil dan siap mengemudikan mobilnya tapi ia terhenti saat melihat
jaejoong masih terdiam memandang lama kearah bangunan sekolah di depannya
“boo.. ada apa?” jaejoong
menoleh kearah suaminya dan menggeleng
“aku hanya teringat dulu
bear” jaejoong tersenyum manis dan segera bergegas menuju mobil
“kau menyesal boo?” Tanya
yunho santai ia melirik jaejoong yang memandang lurus kedepan
“aniya.. aku bersyukur
bertemu denganmu bear” jaejoong mengusap air matanya yang menetes tanpa diminta
membuat yunho menepikan mobilnya dan memandang dalam boojaenya
“saranghae boo”
“nado saranghae bear”

