Selasa, 10 Januari 2017

JAEJOONG MASK



Title           : jaejoong mask
Genre        : romance
Length      : oneshoot
Rate          : M
Main cast : yunjae etc.



“mmhh .. Bear aku harus kuliah” jaejoong mendorong yunho yang masih menciumnya dengan dalam ia tidak mau membolos kelas mr. Kim so hyun dosen yang terkenal kedisiplinannya
“hahh .. Ne ne aku berhenti” yunho mengelap sisa saliva yang ada di dagu jaejoong “rapikan bajumu boo.. Kau tampak seperti korban pemerkosaan” ucap yunho

Plak!

“ya!! Ini ulahmu bear!” pout jaejoong
“kau yang menggodaku duluan boo.. Haahh aku bingung semua orang bisa tertipu sifat dan wajah polosmu” yunho mengendikkan bahunya
“aku memang polos” jaejoong mengedipkan matanya menggoda yunho
“aigoo .. Jangan tunjukkan itu pada pria lain boo,kau tidak akan selamat” jaejoong tertawa ia memperhatikan yunho dari pantulan cermin di depannya
“aku pasti akan selamat, karena kau tidak akan membiarkanku dalam bahaya” jaejoong memeluk yunho yang tadinya sibuk mengancingkan kemeja
“haahh .. Kau bergantung padaku tapi tidak mau memutuskan kekasihmu” kesal yunho

kim jaejoong dan juga jin yihan adalah sepasang kekasih sejak satu bulan yang lalu, jaejoong menerima yihan karena ia ingin membuat beruangnya merasa cemburu sebenarnya ia enggan melakukan cara ekstrim ini tapi setidaknya ia harus membuat hubungannya dengan yunho menjadi tarik ulur

“ jaejoongie, kau ingin makan apa hari ini?” tanya yihan yang sibuk mengimbangi langkah kekasihnya
“aku tidak bisa, aku akan pergi dengan yunho hari ini yihan. Maaf lain kali saja” jawab jaejoong
“ya! Yunho hanya sahabatmu kenapa kau selalu me nomor satukan dia dari pada aku jae?” protes yihan membuat jaejoong memicingkan matanya
“jaga ucapanmu yihan ssi!” desis jaejoong
"Jung yunho" yihan mengepalkan kedua tangannya hingga jarinya memutih

Di mata umum jaejoong dan yunho adalah sahabat tapi yang terlihat adalah mereka seperti sepasang kekasih walaupun nyatanya jaejoong adalah kekasih jin yihan semua orang tau bagaimana usaha yihan mengejar jaejoong tanpa kenal lelah tapi semua orang juga tau jika yang dilakukan yihan hanya akan percuma karena yang menjadi lawannya adalah seorang Jung yunho. Pewaris tunggal JUNG Group yang merajai berbagai macam industri bahkan jika bukan karena latar belakang yunho yang sangat berkilauan sosok yunho sendiri adalah seorang yang tampan, pintar dan juga bertubuh atletis.

Tin

Tin

Bunyi klakson menyadarkan jaejoong dari lamunannya tentang hubungan rumit mereka
“kau melamun apa boo, mukamu jelek sekali tadi” goda yunho
“diam kau beruang! yihan membuat moodku menjadi buruk!” ketus jaejoong membuat yunho terkekeh
“wae? Apa yang dilakukan yihan?” yunho mengemudikan mobilnya keluar kampus
“yihan menyebut kita sebagai sahabat” yunho menaikkan sebelah alisnya
“bukankah kita memang sahabat?” jaejoong mengrucutkan bibirnya ia sebal sekali dengan yunho yang terus menggodanya
“kau ingin aku turun disini bear!!” ketus jaejoong
“hahahahah.. manisnyaa” yunho mencubit pipi jaejoong gemas
.
.
“aku sangat menyukai saat- saat kita seperti ini boo, aku merasa menjadi seorang suami yang menemani istrinya belanja” jaejoong mendengar apa yang dikatakan yunho tapi ia masih sibuk memilih sayur
“woah .. Itu terdengar sangat dewasa bear” yunho masih terus mendorong troli yang berisi belanjaan mereka
“ottokeyoo .. Kau tidak ingin segera menjadi seorang Jung jaejoong boo?” tanya yunho ia memasukkan beberapa timun yang dipilihnya asal.
“ya! Apa kau sedang melamarku!” jaejoong memicingkan matanya
“apa kau menganggapnya begitu?” yunho menatap jaejoong yang juga menatapnya
“lupakan jika itu sebuah lamaran!” yunho tertawa melihat jaejoong merajuk
“yeah.. Aku tau baby boo. Aku akan menyiapkan kejutan jika aku melamarmu dan kupastikan jawabanmu hanya satu YA” jaejoong memukul yunho dan tertawa
“kau ini pemaksa sekali bear”
“kau tidak akan menolak walaupun tidak kupaksa boo”
“ne ne ne .. Berhentilah berbicara dan dorong dengan benar”

BRAK!!

jaejoong membanting pintu apartemen yunho dengan sadis membuat yunho tertawa melihat kelakuan kekasihnya itu
Yunho mengambil air di dalam lemari es ia memperhatikan jaejoong yang sedang membalas pesan di meja pantry “boo.. Hari ini kau menginap disini ne”
“wae?? Kenapa harus menginap bear?” jaejoong menoleh pada yunho
“ya .. Aku ingin minum wine malam ini denganmu” jaejoong menaruh belanjaan kedalam lemari es
“hampir setiap hari aku disini apartemenku bisa dihuni hantu jika aku tidak pernah pulang”
“aku tidak menyuruhmu menempati apartemen boo.. Kembalilah ke sini dan lupakan rencana konyolmu itu” yunho mendadak kesal jika ia ingat jaejoong harus berpisah apartemen hanya karena ia memiliki kekasih baru ia tidak ingin image yang dibangunnya sebagai namja polos ternodai
jaejoong menangkup kedua pipi yunho ia tahu yunho sedang menahan amarah “jangan marah bear.. Besok akan kupindahkan barangku kemari”
“aku mau mandi dulu” yunho berlalu dari hadapan jaejoong
.
.
“bear.. Kau masih marah?” jaejoong menatap tubuh yunho yang memunggunginya
“hm..” gumam yunho
“ya! Tatap aku jika aku berbicara!” kesal jaejoong
“tidak mau” jaejoong yang tengah kesal segera bangkit dan menduduki perut yunho
“kau bilang tidak mau?” yunho melihat jaejoong melepas sendiri piyama tidurnya ia bertelanjang dada

Glek.

Yunho menelan ludah kasar melihat jaejoong dengan erotis mengulim jarinya dan tangan satunya memelintir nipplenya sendiri
“ahhh.. Bear..” desah jaejoong
“kau hanya akan melihatnya?” kerling jaejoong

BRUK!!

Yunho berada diatas jaejoong dan menatap intens kekasihnya itu “kau yang menyerahkan dirimu sendiri boo,jangan menyesal” bisik yunho



“nehh.. Lakukan sesukamu bearhh akhh!!” yunho menggigit nipplenya membuatnya merintih juga mendesah yunho melepas celana jaejoong hingga jaejoong naked
Yunho menciumi setiap jengkal tubuh boojaenya menghisap, menjilat dan menggigit tubuh seksi jaejoong yang sudah dinikmatinya sejak dibangku senior high school jajeoong menjadi candu baginya begitupun jaejoong yang selalu mendamba sentuhan yunho. Yeah hanya yunho yang diperbolehkannya menyentuhnya dan malam ini adalah malam kesekian kalinya ia menggapai surga bersama pria yang sangat dicintainya sepenuh hati
.
.
jaejoong terbangun ia mengamati yunho yang terlelap mengusap bibir berbentuk hati yang selalu bersemangat saat menciumnya mencumbunya jaejoong sangat bersyukur ia bisa bertemu yunho mengingat ia adalah namja yatim piatu yang kebetulan ditabrak oleh yunho saat berkunjung ke cungnam daerah dimana ia dilahirkan yunho membuatnya jatuh cinta dengan caranya sendiri ia begitu melindunginya hingga membuatnya bergantung dan tak mampu berpaling
“gomawoyo bear.. Sarangeyo..” ucap jaejoong
“nado sarangeyo boo” jaejoong kaget melihat yunho telah membuka matanya dan tersenyum
“apa aku setampan itu hingga kau memperhatikanku saat aku tidut” jaejoong tertawa
“ne .. Kau memang yang paling tampan” yunho mengeratkan pelukannya pada boojaenya mereka masih sama- sama polos hanya tertutupi selimut
“kau pintar menggombal eoh” goda yunho
“bear kau memasukkannya di dalam kemarin” cicit jaejoong
“ne.. Aku tidak suka memakai pengaman” jawab yunho santai
“aku bahkan sudah berhenti minum pencegah kehamilan satu bulan yang lalu” yunho menatap jaejoong
“kau tidak perlu kawatir boo.. Jika disini sudah ada ataupun belum ada jung junior aku akan tetap menikahimu setidaknya jika dia telah tumbuh aku bisa mempercepatmu menjadi nyonya jung” yunho mengusap perut jaejoong
“ne bear”
“dan putuskan yihan” ucap yunho tajam
“bear ponselmu bergetar” jaejoong menyerahkan ponsel yunho ruapanya umma jung tengah menelpon

“yeoboseyo umma” sapa yunho
“Ya! Kenapa tidak pernah pulang apa kau lupa jalan kerunah yun!” sembur umma jung membuat yunho menjauhkan ponselnya
“umma . Aku bisa tuli jika umma berteriak begini” jaejoong terkikik melihat wajah menderita yunho
“kau bersama joongie sekarang?” umma jung mendengar suara tawa jaejoong
“ne .. Dia bersamaku umma, sudah ya umma besok aku akan pulang hari ini aku menjaga uri jaejoongie ia sedikit demam” jaejoong melotot mendengar ucapan yunho
“ohh ne .. Buatkan bubur dan minum obat. Salamkan pada joongie ne” lembut umma jung
“ne .. Umma”
Pip.

“sedikit demam apanya! Aku begini kan karena kau membobolku samapai pagi!” cibir jaejoong
“kau ingin mandi boo?” jaejoong mengangguk yunhopun beranjak menuju bathup dan mengisinya dengan air hangat
“jja berendamlah yeobo” goda yunho membuatnya mendapay jitakan sayang jaejoong
Triiing
Yunho menolehkan kepalanya saat ponsel jaejoong berkedip yunho membuka pesan dari yihan
‘jaejoongie? Kau ada dimana? Apa kau sakit kenapa aku belum melihatmu hari ini?’ yunho mendengus
‘aku bahkan tidak ingin melihatmu, kita putus.’ yunho tertawa setelah mengirim pesan untuk yihan dan menonaktifkan ponsel jaejoong
“satu masalah beres, dan tinggal membereskan masalah lain” yunho menghela napas dan memunguti pakaian yang berserakan dilantai juga mengganti sprey yang ternoda sperma
.
.
Beberapa bulan kemudian
- belanda -
“saya bersedia” jawab jaejoong lantang hari ini ia sah menjadi jung jaejoong ia sangat bahagia diusapnya perutnya yang membuncit
“anda boleh mencium pasangan anda” kata pastur
Cup
“saranghae boo” yunho tersenyum
“nado saranggae bear”
.
.
.
“wahh jinja joongie.. Kau diam- diam menikah duluan daripada kami” heboh junsu
“yaa!! Kalian cepatlah menikah” jawab jaejoong
“kau hebat jung, menikahi jaejoong sekaligus menghamilinya” cibir yoochun membuat yunho tertawa
“apa kau melakukannya dengan aman dengan junsu” bisik yunho membuat yoochun melotot
“yah! Aku selalu menggunakan pengaman” mereka tertawa bersama


“terima kasih telah menjadi orang yang selalu melindungiku” -JJ-

“kau adalah orang yang akan selalu kulindungi love” -JY-


END.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar