Minggu, 05 Februari 2017

Naughty Jaejoong chapter 4



Title                 : Naughty Jaejoong
Length             : -
Rate                 : M
Main Cast       : Yunjae Etc.

Chapter 4
Jaejoong berkutat di dapur masih terlalu pagi memang tapi ia ingin menyiapkan hidangan kesukaan yunho sekaligus menunjukkan pada appa jung jika yunho tidak salah memilihnya diliriknya para maid yang menunduk takut pasalnya semua dilakukan jaejoong sendiri para maid tidak diperbolehkan untuk membantunya sama sekali
“bukankah tidak sopan menggunakan dapur orang lain tanpa ijin jaejoong ssi” ketus ahra
“begitukah NYONYA?” jaejoong menekankan pada kata ‘nyonya’ membuat ahra sedikit mendongakkan kepalanya angkuh
“ne! ini rumahku jangan berbuat kekacauan kim!” ahra melotot pada jaejoong membuat jaejoong tertawa
“kau hanya simpanan ahra ssi, jangan terlalu besar kepala” ahra menggeram marah mendengar ucapan jaejoong
“KAU! NAMJA KURANG AJAR!” 
ahra menjambak rambut jaejoong keras para maid mencoba melerai namun ahra sangat kuat dan jaejoong tidak melawan saat keributan appa jung yang kebetulan turun dari tangga menyaksikan apa yang terjadi
”Hentikan!” ahra mematung mendengar seruan jung kang ini
“ah.. ye- yeobo.. ak- aku tidak melakukan apapun, jaejoong yang menjambakku duluan” ahra bergelayut manja di lengan kang in membuat kang in mendengus
“lepaskan!” kang in menghempaskan tangan ahra kasar dan duduk di meja makan
“tolong kau taruh semuanya di meja makan ne, aku akan membangunkan yunho” ucap jaejoong pada salah satu maid
“ne tuan” jaejoong mengangguk dan bergegas menaiki tangga lantai dua kamar yunho
“bear.. bangun..” jaejoong menepuk pelan yunho yang tidur telungkup dengan tubuhnya hanya tertutupi oleh selembar selimut
“aku masih mengantuk boo” ujar yunho dengan mata tertutup tangannya menggapai jaejoong agar mau berbaring disebelahnya
“yah! Ini sudah jam 7 bear.. jja mandi” jaejoong menyibak selimut yunho membuatnya blusing
“ne ne.. arasso, aku mandi.. bagaimana jika mandi bersama? Ottoke boo?” usul yunho sambil menaik turunkan alisnya
“ne.. mandi bersama, kau di shower dan aku di bathup” yunho mengeryit melihat pelipis jaejoong memerah
“ada apa dengan wajahmu boo? Kemarin tidak ada seperti ini” mata yunho memicing sambil meraba
Jaejoong menghela nafas percuma saja ia menutupinya yunho sangat hafal tubuhnya” ne.. ini karena ahra, dia mencari keributan di dapur” jaejoong menceritakan yang terjadi di dapur tanpa terkecuali
“kenapa kau tidak membalasnya boo, aishh kau ini!” kesal yunho membuat jaejoong tersenyum
“bagaimanapun aku seorang namja bear” jaejoong menghela nafas melihat aura kemarahan dari tubuh yunho tampak sangat jelas ini pasti akan menjadi masalah
Yunho mandi dalam diam jaejoong yang mencoba mengajak bicara pun hanya di tanggapi dengan gumaman
“aku sudah selesai, selesaikan mandimu boo” jaejoong mengangguk patuh
“bajumu sudah kusiapkan bear” teriak jaejoong
“ne” jawab yunho singkat membuat jaejoong menghela nafas dan mempercepat mandinya ia takut yunho akan berbuat macam- macam jika ia meninggalkan yunho
“eoh kau sudah selesai boo?” tanya yunho yang sudah mengenakan kemejanya jaejoong yang baru saja keluar dengan menggunakan bathropenya memasangkan dasi yunho yang masih tersampir
“apa kau takut aku melakukan sesuatu boo hingga mandimu cepat sekali” kekeh yunho
“tidak ada yang tau apa yang akan kau lakukan pada ahra, aku tidak ingin appamu berfikir aku menghasutmu” ucap jaejoong membuat yunho nampak menimang ucapan kekasihnya itu
“kau tidak ada jadwal boo?”  jaejoong tersenyum yunho mengalihkan topik
“aku meminta yoochun mengosongkan jadwalku selama dua hari bear..” yunho membelai rambut basah jaejoong
“jadi apa yang akan dilakukan namja cantik ini eoh?” tanya yunho
“aku akan menganggumu” yunho tertawa mendengar ucapan jaejoong yang begitu konyol
Cup.
“kutunggu di bawah, jangan terlalu lama.. dan keringkan rambutmu dengan benar yeobo” goda yunho
“arasso.. chagiya..”  jaejoong mengedipkan sebelah matanya genit
.
.
Di meja makan nampak appa jung sedang menunggu yunho dan ahra yang nampak menunduk takut melihatnya turun dari tangga
“selamat pagi appa” sapa yunho
“ne, kau rajin sekali akan ke kantor pagi sekali” komentar appa jung membuat yunho tertawa
“sudah menjadi kebiasaan appa, jaejoong selalu menggangguku jika kau tidak mau bangun pagi” appa jung melihat mata yunho berbinar saat menceritakan tentang jaejoong
“kau nampak sangat tertawat” yunho mengangguk
“tentu saja, kekasihku sangat telaten merawatku” ucap yunho bangga
“bagaimanapun dia namja” sahut ahra
‘apa itu menjadi urusanmu ahra ssi?” sahut yunho
“yah! sekarang aku ummamu yunho!” yunho tertawa meremehkan
“jaga sopan santunmu ahra” tegur appa jung
“umma? Begitukah? Mana ada umma yang menyerang calon menantunya secara brutal seperti tadi pagi?” tubuh ahra menegang mendapat sindiran yunho begitupun appa jung yang menatap tajam ahra
“apa dia menjelekkan aku didepanmu! Aku- aku hanya berbicara padanya dan dia- dia menjambakku duluan!” bohong ahra
“ah.. kau bermaksud menyudutkan jaejoong ne, kau pintar sekali mengarang cerita” yunho sedikit bertepuk tangan dan tertawa meremehkan
“ak-aku tidak seperti itu yunho!yeobo, aku tidak seperti itu jaejoong yang menjambakku lebih dulu” appa jung hanya memandang datar ahra
“ne ne ne.. lanjutkan sandiwaramu itu” sahut yunho ia melihat jaejoong sudah berada di sampingnya dengan wajah yang segar
“duduklah boo” yunho menarikkan kursi yang akan di duduki jaejoong membuat jaejoong tertawa
“jja kita makan”  kata appa jung tenang jaejoong mengambilkan nasi juga lauk untuk yunho membuat ahra memandang benci pada jaejoong
“makanlah bear” jaejoong meletakkan piring yang sudah berisi di depan yunho membuat yunho tersenyum
“gomawo boo” jaejoong mengangguk dan mengambil nasi untuk dirinya sendiri
“tuan jung, anda juga mau saya ambilkan?” tanya jaejoong sopan
“ani! Aku yang akan mengambilkannya!” sewot ahra dalam hati jaejoong tertawa melihat tingkah ahra

Yunho dan jaejoong berpamitan pada appa jung dan segera berangkat menuju kantor yunho
“ahra sungguh kekanakan bear” jaejoonh terkekeh
“sebenarnya aku sangat gemas ingin sekali menjambaknya tapi bagaimanapun dia yeoja” ucap yunho jujur jaejoong mengelus lengan yunho
“selama dia tidak berbuat ekstrim jangan pernah bertindak kasar ne bear.. aku tidak mau tanganmu kotor” jaejoong berucap pelan dan diangguki oleh yunho
Mereka tiba dikantor semua orang memperhatikan keduanya tanpa berkedip yunho yang sangat tampan dan jaejoong yang sangat cantik bergandengan tangan menuju lift
“aku nanti akan bertemu klien sebentar boo.. jika kau bosan kau bisa tidur” usul yunho
“ani.. aku sudah mengirim pesan pada yoochun untuk mengirimkan rajutanku yang ada di apartemen bear, aku akan bosan jika tidak melakukan apapun”yunho megusak rambut jaejoong
“kau sangat manis boo” yunho tertawa pelan
Ceklek!
“sajangnim.. tuan choi seunghyun ingin menemui anda” ucap sungmin
“ne, persilahkann masuk” sungkmin mengangguk dan  keluar
“tuan choi yang bertemu di restoran itu bear?” yunho mengangguk
“ne.. kenapa ia jauh- jauh harus kemari jika mengirim perwakilannya saja bisa” jawab yunho
Ceklek!
“anyeoong yunho ah, kau tampak sibuk” komentar seunghyun
“ne seperti yang kau lihat” jawab yunho jaejoong melirik keduanya yang berbincang ia duduk bermalas- malasan di sofa empuk yunho
“eoh.. kim jaejoong kau disini? Ini mengejutkan kita bertemu lagi” jaejoong memaksakan senyumnya
“ne.. anyeong” jawab jaejoong
“apa kau tidak sibuk jaejoong ssi?” yunho menatap malas seunghyun
“apa kau sangat ingin tau kegiatan kekasihku seunghyun ssi?” tanya yunho
“hehehe.. mian yunho, aku hanya ingin sedikit akrab dengan kekasihmu” jawab seunghyun
“jadi ada apa kau kesini?” tanya yunho to the point
“woah, kau selalu saja to the point, jadi aku mengajakmu untuk meninjau langsung proyek kita yang ada di jeju” yunho nampak berfikir “yeah.. sekalian berlibur, apa kau tidak penat terus menerus memandangi dokumen eoh?”
‘boo.. apa kau mau ikut ke jeju?” jaejoong nampak kaget
“boleh.. aku ingin ikut” jawab jaejoong
“oke, aku setuju” jawab yunho membuat seunghyun tertawa
‘kau akan tamat jung!’ bantin seunghyun


TBC.
apa yang akan di perbuat seunghyun di jeju nanti? ikuti terus ya jalan ceritanya :) 
happy reading chingu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar