Minggu, 11 Desember 2016

My wife is model chapter 8

Chapter 8



Setelah 3 jam perjalanan akhirnya yunho dan jaejoong sampai di gwangju, yunho membangunkan boojaenya yang terlelap
‘boo.. Bangunlah sudah sampai dirumah umma”
“engh . Ne bear cepat sekali sampainya hoam..” jaejoong menguap pelan
.mereka turun dan masuk ke dalam hari sudah beranjak malam mereka akan menginap di gwangju malam ini
“APPAAA !! UMMAA ~” changmin berlari - lari kesenangan melihat umma dan appanya ia sangat rindu walaupun hanya berspisah sehari
“minnie .. Bogoshipo” jaejoong mencium gemas anak semata wayangnya itu membuat appa jung terkekeh
“yun.. Nanti akan menginap kan, sudah malam jika kalian kembali ke soul” umma jung menatap kawatir
“ne umma, ini sudah malam jadi besok pagi-pagi sekali saja kembali ke soul”
.
.
Mereka bersantai di ruang tengah jung cahngmin duduk diantara jaejoong dan yunho diseberang ada umma jung dan appa jung mereka berbincang ringan
“apa umma dan appa tidak ingin kembali ke mension di soul? Yunho berkata santai sambil mengganti- ganti canel tv yang membuat changmin kesal
“ishhh appa! Mana lemotnya. Appa membuatku pucing” pout changmin jaejoong tertawa melihat bibir pout changmin
“appa dan umma masih menikmati di gwangju yun ..” ucap heechul manja
“tunggulah 1 bulan lagi yunho ah, umma dan appa pasti sudah kembali. Hahahaha” hankyung terkekeh melihat wajah masam istrinya yang tidak rela
“halmonie ~” rengek changmin
“ne chagii.. Waee?? tanya heechul sabar
“muka halmonie selam jika sepelti itu” ucap changmin polos membuat heechul speechless
“yak!! Hannie .. Minnie menggolokku huweeee” jaejoong dan yunho hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingtah umma jung yang menangis seperti tidak tau umur
“sudahlah chullie .. Minnie kan masih anak - anak” hankyung menenangkan istrinya
“ahh ini sudah malam, kajja kita tidur semuanya” jaejoong berseru semangat
“kajja.. Minnie” yunho mengajak changmin yang masih fokus melihat tv

HUP

Yunho menggedong changmin membuat anaknya berteriak girang
“YAKK APPA! UMMA TOLONG MIN! AHAHAHHAHAH” gelak tawa Jaejoong melihat chamgmin

“kajja kita tidur .. Besok kita berangkat pagi” yunho menatap jaejoong dan juga changmin yang sudah terlelap ternyata ia berbicara sendiri mereka telah terlelap. Aigoo~
.
.
.
Pagi - pagi sekali mereka berangkat dari gwangju ke soul, walaupun masih mengantuk tapi mereka tetap berangkat karena yunho ada rapat penting pagi ini.

“nanti changmin ikut denganku bear..” yunho menoleh ke arah jaejoong
“apa tidak apa-apa mengajak minnie?” jaejoong menggeleng
“tidak apa-apa bear; lagipula minnie libur.. Dia akan bosan dirumah” yunho mengendikkan bahunya
“baiklah boo .. Jangan uri minnie ne, ahra kembali.. Aku tidak mau kau ataupun changmin terluka walaupun sudah ada bodyguard yang menjaga kalian aku tetap saja tidak tenang jika dirimu tidak bersamaku boo” jaejoong mengeryit nama yeoja yang sudah lama tidak didengarnya
“ahra kembali?” yunho mengangguk memastikan
“apa kau sudah bertemu dengannya bear?” yunho mengangguk lagi batinnya merutuki kenapa ia lupa bercerita
“ne kemarin dia menemuiku boo, dan aku memiliki firasat buruk saat melihat matanya” jaejoong mengangguk dan mengusap bahu yunho
“tidak apa-apa bear .. Aku akan menjaga diri juga menjaga minnie” yunho tersenyum mendengarnya
.
.
.
Yunho sudah rapi dengan jasnya ia bersiap pergi ke kantor jam masih menunjukkan pukul 8 ia bergegas menuju meja makan disana sudah ada anaknya yang terus berceloteh
“ummaa .. Minnie cudah lapaaalll~” changmin merengek lagi
“nehh .. Sudah selesai minnie,kita tunggu appa dulu ne” jaejoong menata makanan di meja dibantu para maid
“jja makan minnie” yunho sudah duduk di kursinya membuat changmin tertawa girang
.
.

- YJ entertaiment -

“boo kutinggal ne” yunho memaksa mengntar istri dan anaknya ke lobby membuat semua mata memandang keluarga kecil itu
“ne bear.. Sudah ada bodyguard yang bersamaku” yunho mengangguk dan mengecup bibir cerry itu sebelum melesat keluar untuk menuju kantor

Jaejoong menggendong changmin dan berjalan menuju lift yang nampak banyak orang tepat setelah jaejoong masuk hyunjoong juga masuk
‘kenapa ada orang ini’ batin jaejoong sebal
“eoh .. Kau mengajak putramu joongie?” hyunjoong tersenyum sumringah baginya ini adalah kesempatan mengambil hati anak jaejoong
“anyeoooong minnie..” hyunjoong mencoba menyapa changmin yang menatapnya datar
“ne” hyunjoong tersenyum ‘sama cueknya seperti jaejoong pikirnya’
“umma .. wajah ahjussi ini kenapa telsenyum telus, ahjussi ini gila ne?” changmin berkata polos membuat orang yang berada di dalam lift menahan tawanya
“ne” ucap jaejoong tanpa sadar ia masih sibuk dengan ponselnya ia sedikit kesusahan mengetik pesan dengan menggendong changmin
“mwo!” hyunjoong syok dengan jawaban jaejoong
“wahh ahjussi telnyata gila. Kikikikiki” changmin terkikik semua orang tertawa nista melihat hyunjoong dibully bocah berumur 5 tahun itu.
“noona cantiik .. Apa minnie benal?” changmin yang memang posisi digendongan ummanya menghadap belakang memudahkannya melihat orang- orang dibelakang ummanya
“uhm .. N-nee..” ucap IU ragu- ragu ia tidak tahan melihat keiumutan changmin dan mencoba mengelus pipi cangmin tapi changmin menghindar
“minnie tidak cuka di centuh- centuh noona nanti min jadi jelek nanti” IU terkekeh
“hyuuuung .. Benal kan minnie?” kali ini changmin melirik kwangsoo yang gelagapan dan mengangguk ragu “n-neh”

Hyunjoong menatap nyalang kedua artis muda itu ia menghela napas sungguh dalam hidupnya ia tidak pernah dibully ini sangat memalukan aigoo.. Jung satu ini masih kecil tapi pintar sekali batinnya.

“ahjussi tidak gila minnie, Ahjussi sangat bahagia bertemu denganmu. Bukankah ahjussi sangat tampan jika tersenyum eoh?” hyunjoong dengan PD-nya
“ANIYO! Appa min yang teltampan lalu yang kedua min jadi ahjussi jangan ngaku-ngaku” changmin melotot kearah hyunjoong yang sudah memasang wajah masam. Jaejoong hanya diam terlalu malas melihat hyunjoong yang masih saja berusaha mendekatinya lewat changmin
“bagaimana kalau nanti ahjussi membelikan minnie ice cream?” pancing hyunjoong dan berhasil dia melihat changmin berbinar
“min boleh makan ice cleam umma?” changmin melihat kearah jaejoong
“ne minnie..” hyunjoong bersorak di dalam hati
“tapi nanti appa akan malah jika min tellalu banyak makan ice cleam umma” changmin berkaca- kaca
“umma juga akan marah minnie jika min terlalu banyak makan ice cream” jaejoong berkata sabar
“ahh tidak jadi ahjussi, min tidak mau” changmin berkata ketus
“wae eoh?”
“min maunya makan ice cleamnya sama appa, lebih ceru” hyunjoong mendengus yunho lagi yunho lagi batinnya.

TING

Lift terbuka jaejoong melangkahkan kakinya menuju ruang pemotretan disana sudah ramai ada junsu yang menunggunya
“IMoooo ... Duck butt” changmin berlari menuju junsu yang mukanya tertekuk mendengar panggilan aneh changmin ingin sekali mencekik changmin jika saja ia tidak takut dengan hyungnya yang sangat menyeramkan jika sedang marah
“mwo! Bwahahahaha” yoochun tertawa nista mendengar panggilan changmin
“haloo ahjussi tampan-...” yoochun tersenyum 1000 wattnya tapi..
“yang jidatnya lebal selebar jalan tol” yoochun mendumel mendengar keponakan tersayangnya itu ia mendengus melihat junsu tertawa nista sepertinya tadi.
“hyuung, kau berganti bajulah dulu aku akan menjaga minnie disini” ucap junsu
“ani su ie.. Kau ikut joongi aku yang menjaga minnie” yoochun menatap junsu dengan segera junsu mengangguk mengerti maksud kekasihnya bahwa kakaknya harus berada dalam jangkauan mereka.
.
.
“ahh minnie anyeoong kita bertemu lagi” changmin menatap tidak suka pada hyunjoong
“ahjussi mengikuti min ya!” tuduh changmin membuat yoochun tertawa
“ahjussi juga ada pemotretan minnie” yoochun menengahi
“ohh .. Jadi ahjussi ini altis ??” tanya changmin polos
“ne .. Ahjuss inii artis, model, pemain film, penyanyi ahjussi bisa semuanya minnie” changmin mencebil meremehkan hyunjoong
“kenapa minnie??” yoochun penasaran kenapa ekspresi changmin seperti itu
“min tidak cuka ahjussi ini.” yoochun dan hyunjoong melongo
“wae ??” hyunjoong tidak terima
“ahjussi kalau liat umma sangat mecum, padahal yang boleh melihat umma dengan tatapan mecum hanya appa beluang” hyunjoong mengeryit membuat yoochun mengerti
“appa beruang itu yunho, hyunjoong ssi” changmin mengangguk -anggukan kepalanya
“memangnya kapan ahjussi seperti itu miniie?” hyunjoong menghela napas bukankah baru tadi ia bertemu bocah evil ini.
“tadi di lift” ucap changmin singkat lalu berlarian menuju artis- artis muda yang memekik gemas mrelihat anak dari CEO jung itu.
.
.
“apa changmin memang seperti itu yoochun sii? Yoochun memandang malas ke hyunjoong
“jika kau berfikir ingin mengambil perhatiannya kau akan membuang- buang waktumu hyunjoong sii, minnie tidak akan berpaling dari sosok appanya dia sangat ‘jinak’ jika dengan yunho bahkan jaejoong kadang kuwalahan dengan tingkah changmin yang kadang sedikit bandel” hyunjoong membenarkan kata- kata yoochun
“dia bahkan terang- terangan mengatakan tidak suka kepadaku” hyunjoong mendesah frustasi
“karena kau mendekati ummanya” jawab yoochun singkat
“apa selalu seperti itu pada semua orang yang mendekati ummanya?” yoochun masih memperhatikan changmin yang menggoda gadis- gadis muda
“setauku insting minnie tajam untuk orang- orang sepertimu, asal kau tau dia itu anak jenius, walaupun yunho tidak pernah mendiktenya untuk berperilaku sepeprti itu” yoochun melirik hyunjoong yang juga memperhatikan changmin
“dia benar benar mewarisi darah jung dengan sempurna” ucap yoochun lagi.
“apa yunho pernah memarahi changmin?” yoochun menggeleng membuat hyunjoong terkejut
“yunho tidak pernah marah pada changmin bahkan dulu changmin pernah melakukan kesalahan fatal kertas persetujuan kerja sama yunho dengan perusahaan avex jepang dijadikan changmin sebagai alas bergambar dengan menggunakan crayon padahal kau juga tau kan avex bukan perusahaan kecil kertas itu bernilai milyaran won tapi yunho berkata ‘tidak apa- apa’ bahkan ahjussi jung sampai hampir terkena serangan jantung” hyunjoong melotot horor
“apa yunho sudah gila” ucap hyunjoong spontan yoochun tertawa pelan
“dia tidak gila, hanya saja dia sangat menyayangi jaejoong dan changmin dia tidak akan pernah membuat kedua orang tercintanya itu bersedih apalagi terluka” yoochun memeriksa berkas yang tadi dibawanya sambil terus berbincang dengan hyunjoong
“lalu apa yang terjadi dengan kerja sama itu?” hyunjoong penasaran
“yunho sangat pintar bernegosiasi saat kuliah dulu ia menjadi yang terbaik diantara kami semua, tentu saja dengan mudah ia berhasil meyakinkan pihak avex”
“jadi kau berteman dengan yunho ssi dari kuliah yoochun ssi?
“ani .. aku teman dari bayinya. Hahahahha” yoochun tertawa pelan melihat mata melotot hyunjoong.
.
.
“chunnie .. Kau membiarkan minnie di kerubuti yeoja itu eoh” junsu berkacak pinggag
“dia sedang bermain su ie biarkan dia menikmati waktunya. Apa jaejoong sudah mulai pemotretan?”
“ne sudah”

.
.
jam makan siang yunho pergi keluar kantor menuju YJ entertaiment dia ingin makan siang bersama changmin dan jaejoong, dia tidak suka makan sendirian.

Hyunjoong yang barusaja selesai pemotretan berjalan kearah ruang ganti ia melihat changmin merengek pada jaejoong tapi jaejoong dengan sabar memberitahu changmin. Hyunjoong membayangkan dirinya adalah appa dari changmin pasti sangat bahagia rasanya hyunjoong tersenyum kecut dengan khayalannya barusan sangat tidak mungkin untuk merobohkan dinding kokoh seorang jung yunho.



TBC❤

Sabtu, 10 Desember 2016

My life belong to you chapter 1

Title         : My life belong to you
Genre      : family
Length     : -
Rate         : M
Main cast : YUNJAE, etc
Author      : JungNera

Chapter 1




Jaejoong terbangun dengan tubuh remuk redam tadi malam ia menghabiskan malam panas dengan suaminya ayah dari anak- anaknya sebagai perayaan kelulusannya dari universitas of soul sebagai lulusan terbaik. eiits .. Jangan bingung dulu jaejoong masih berusia 22 tahun dan sudah memiliki 2 bocah nan menggemaskan jung changmin dan jung kibum berusia 5 tahun kenapa? Karena jung jaejoong tengah mengandung saat usia 16 tahun tepatnya kelas 2 senior high school tepat saat kelulusan SMAnya jaejoong melahirkan jung kembar itu. Kenapa? Kalian sudah pasti tau bagaimana pervertnya jung yunho pewaris tunggal JUNG Corporation itu.
semua orang di sekolah jaejoong tau bahwa seorang jung jaejoong telah menjadi milik yunho sejak hari pertama ia masuk di dongbang senior high school dan semua tidak akan berani mengusik milik yunho yang saat itu sudah kelas 3 di dongbang senior high school.
.
.
“UMMA!! teriak kedua bocah menggemaskan itu langsung merangkak naik keranjang ummanya mereka tanpa aba- apa langsung menyambar nipple ummanya. Jangan heran walaupun ASI-nya sudah tidak keluar tapi kedua jung junior ini sangat gemar menyusu padanya.

“ya!! Aw!!” ringis jaejoong tak pelak ia mengelus kepala kedua anaknya dengan sayang

Tap

Tap

Tap

“boo .. Kau sudah bangun” yunho tersenyum ke arah boojaenya
“nehh.. Minnie dan bummie suka sekali mengempeng bear” pout jaejoong
“ya.. Biarkan saja mereka masih kecil boo” keheh yunho
“yakk!! Kau tidak tau rasanya bear, kau saja yang mengempengi mereka biar tau rasa” jaejoong sebal sendiri melihat appa kedua anaknya itu berkata santai
“umma, hali ini kita akan ke cafe kan? Bummie berkata sambil berkedip-kedip lucu
“ne bummie.. Kita akan ke cafe nanti”
“Umma.. nanti apa appa akan ikut” tanya changmin imut dengan beringas melepas paksa nipple ummanya
“aishh aw!!” jaejoong meringis
“ne appa ikut ke cafe umma minnie” kedua bocah kembar itu terlonjak senang mendendebgar jawaban appa mereka
“YEAYYYY!!” seru mereka bersamaan
.
.
.

- Cafe Coffe Cojje -

Para pelayan membungkuk hormat pada pemilik cafe itu mereka sudah terbiasa melihat pemandangan keluarga harmonis boss mereka itu yunho menggendong jung kibum dan jaejoong menggendong jung changmin. Jika dilihat sekilas mereka menang kembar tapi mereka berbeda jung changmin memiliki paras yang lebih condong mirip ke yunho dan jung kibum mirip ummanya jaejoong manis dan cantik.

“umma .. Tulunkan min palli” Kata changmin dengan tidak sabaran
“jangan mengganggu para pelayan ne minnie?” ucap jaejoong ketar ketir pasalnya changmin yang evil akan nengerjai para pelayan
“ne minnie janji” changmin menyodorkan kelingkingnya untuk pinky promish dengan ummanya jaejoong memutar bola matanya ia sangat tau changmin akan mengingkari janjinya sendiri
“ne ne..” jaejoong berujar pasrah dan mengaitkan jari kelingkingnya membuat yunho dan kibum terkikik geli melihat ekspresi tidak rela ummanya
“bummie .. Jangan nakal ne” yunho mencium gemas anaknya itu
“ne appa bummie tidak nakal” yunho menurunkan kibum yang segera menyusul changmin masuk ke dapur, yunho tau kibum anak yang manis dan penurut tidak seperti changmin yang sedikit bandel pada ummanya. Namun akan sangat menurut jika ia yang berbicara
“kenapa anak-anak sangat menurut padamu bear” jaejoong mencebil
“tentu saja aku appanya” bangga yunho
“aku ummanya bear, bahkan aku yang mengandung dan melahirkan mereka” jaejoong mendesah frustasi dan menatap iri pada yunho
“aku yang menanam benihnya chagiyaa~” yunho terkekeh melihat wajah jaejoong bersemu merah saking malunya warna merahnya sampai ke telinga
"aishh!! Kau ini"  jaejoong berlalu menghenta- hentakkan kakinya menuju dapur membuat para pelayan terkikik melihat kelakuan kekanakan bossnya
.
.


yunho yang saat ini mengenakan sweater dan celana jeans hitam membuatnya terlihat santai tapi tetap good looking~ CEO muda ini Berbincang dengan para karyawan yang menjawabnya dengan gugup karena bertatapan langsung dengan pria setampan model. Dalam hati mereka sangat iri dengan boss mereka a.k.a jung jaejoong bisa mendapatkan lelaki sesempurna yunho tapi mereka juga senang jaejoong dan yunho tampak sangat serasi.

Disisi lain,

“aish.. Yunho pabo bagaimana bisa ia seenaknya tidak masuk ke kantor hari ini!” yoochun bersungut- sungut lalu mendial nomer yunho
“yeoboseyo!! Yak! Yunho!!” diseberang line yunho menjauhkan ponselnya dari telinganya
“wae .. Yoochun ah” yunho terkekeh
“kau ini.. Aiishhhhh!! kenapa kau tidak masuk pabo!” sembur yoochun
“auhh .. Hari ini badanku panas yoochun -ie” yoochun melotot horor mendengar nada manja sabatnya membuatnya mual sekelita
“menjijikan.” yunho tertawa nista di seberang line
“ahahahhahahahah sudahlah chun .. besok akan kukerjakan letakkan saja di mejaku hari ini aku ingin menemani boojae dan anak- anak di cafe kau kesinilah bersama junsu kau tidak merayakan kelulusan junsu eoh ?”
“ne .. Ne .. Aku akan kesana nanti bersama suie” pasrah yoochun
.
.
.
Jaejoong membuat lava cake kesukaan kedua jung junior ia tampak serius menghias cake itu tidak memperhatikan kedua jung junior yang sedang menjalankan misi 'mari selamatkan appa dari ahjumma bedak tebal'

“hyung.. Lihat noona yang itu loknya pendek cekali” ucap kibum polos
“yang mana bummie?” changmin melongok penasaran pada yeoja yang nampak sedang menggoda appanya itu
“ishh Pabo .. Itu ahjumma bummie bukan noona” changmin melotot ke adiknya
“ohh benal juga .. Mukanya cedikit bolos ne hyung” changmin terkikik
"ne, apalagi bedaknya tebal cekali bummie, bibilnya juga cangat melah sepelti habis makan dalah hii~" changmin bergidik sendiri
“aku punya ide bummie” changmin berbisik rencana jahat kearah adiknya dan mereka terkikik bersama
“ pssstt ... Psttsstpsts ....psssstsss” bisik cahngmin lagi dan bummie mengangguk.

Ditangan changmin ada laba- laba karet berwarna hitam yang bisa bergerak - gerak dua buah yang satu induk laba-laba yang satunya laba-laba mini.
.
.
kondisi cafe sedikit ramai memang jam masih menunjukkan pukul 09.00 pagi jam ramai cafe biasanya saat makan siang kedua jung junior itu berjalan santai menuju meja yunho yang memang di sebelah kanan menghadap kaca kebetulan cuaca sangat cerah

“uhm .. Yunho ssi” ucap ahra malu - malu membuat yunho mual tapi tetap menjaga kesopanannya
“ne” jawab yunho singkat
“kau sangat tampan” ahra membusungkan dadanya agar dilihat yunho
“oh..” yunho tersenyum canggung sekaligus mendengus

yunho melihat kibum dan changmin menuju kearahnya.

“ak-aku go ahra, model majalah Trend” ucap ahra bangga
“oh .. Begitu bagaimana kau tau namaku?” yunho mengeryit
“tentu saja aku tau, kau sangat terkenal yunho ssi” ahra tersnyum cerah dengan bibir merah menyalanya “bahkan kau orang paling kaya, semua orang tau itu” tambah ahra sambil mengerling nakal sayangnya tidak berefek apa-apa bagi yunho
“appa ..” kibum tersenyum manis membuat yunho gemas dan mendudukkan kibum di pangkuannya dan mengahadapnya kibum berceloteh khas anak- anak changmin duduk di sebelah ahjumma yang menggoda appanya dan tersenyum menyeringai tepatnya ahjumma itu melihat appanya tanpa berkedip melihat baju yang di kenakan ahjumma itu changmin bisa menilai bukan ahjumma yang baik belahan dadanya sengaja di tonjolkan hingga menyembul hampir keluar membuat changmin mual ‘lebih baik dada umma’ pikirnya polos, rok yang digunakan diatas paha hingga celana dalamnya seakan -akan terlihat lalu ia pelan pelan melihat kibum yang sudah berhasil mengalihkan perhatian appanya dengan sangat pelan - pelan ia meletakkan laba- laba itu di rambut dan dada ahjumma itu dan berjalan menuju kursi di sebelah appanya duduk manis dan tersenyum innocent membuat yunho gemas tanpa disadari bocah itu merencanakan misi rahasianya. Dalam hati changmin menghitung

Hana

Dul

Set

'Its chow time' batin changmin girang

“KYAAAAAA!!!!!!” yeoja itu menjerit histeris sambil mencak - mencak membuat yunho dan kedua jung junior terkesiap

“OPPA TOLONG AKU OPPA!!

“KYAA!! SEMUA TOLONG AKU KELUARKAN INI DARI DADAKU”

 teriak ahra histeris membuat jaejoong dan yang lain datang dengan tergopoh melihat apa yyang terjadi mereka semua syok.melihat hewan hitam bergerak- gerak itu di dada yeoja berpakaian kurang pantas tapi tiba-tiba jaejoong sadar satu hal itu mainan anaknya dan yang membuat jaejoong mengeryit bingung yeoja itu duduk di meja yang sama dengan yunho membuat otak pintar jaejoong cepat mengerti bahwa itu ulah anak- anaknya. Ekkekekek^^

Jaejoong melipat tangannya di depan dada tanpa ada niat menolong, semua orang yang ada disana juga sama mereka tidak mau dianggap melecehkan yeoja jika menolong yeoja itu pasalnya laba - laba itu berada tepat di belahan dada yeoja itu.
jaejoong menatap bergantian dan mengedipkan sebelah matanya pada kedua jung evil itu, dalam hati ia bangga melihat anaknya yang posesif pada appanya.




TBC❤

My wife is model chapter 7


Chapter 7



Jam 09.05 jaejoong sudah siap berangkat ia sungguh malas melakukan pemotretan jangan lupakan buttnya yang masih sakit akibat beruang ganas yang menyerangnya membabi buta memnuatnya bersemu merah membayangkan kegiatannya tadi.
.
.
Sesampainya di studio YJ Entertainment jaejoong melangkahkan kakinya pelan agar tidak terlihat aneh
“pagi joongie ..” sapa hyunjoong yang entah dari mana sudah mensejajarkan langkah jaejoong
“uhm.ne” jawab jaejoong sekenanya sembari menuju lift hyunjoong hendak bertanya namun ponsel jaejoong berdering
“yeoboseyo umma..” jaejoong tersenyum walaupun umma jung tidak bisa melihatnya
“...”
“ne umma, apa minnie rewel kemarin?” tanya jaejoong
“...”
“ahh .. Mhiane umma, minnie memang kadang terbangun di malam hari dan minta mengempeng pada joongie. Hahahha” jaejoong tertawa pelan tidak taukah dirimu nyonya jung obrolan sepihakmu didengar penghuni lift rata- rata namja yang menahan napas mendengar obrolan ftontalmu. Aigoo~
“...”
“tidak usah umma, nanti minnie biar dijemput appanya..”
“....”
“ne umma .. Anyeoong..” pintu lift terbuka jaejoong segera bergegas menuju lokasi pemotretan dia sudah terlambat pikirnya
.
.
“hyung .. Aku bosan mengomelimu kau terlambat lagi eoh” junsu berkata malas
“hahahah ne su ie mian” jaejoong memberi tanda peace
“kajja su ie jangan cemberut seperti ahjumma-ahjumma” jaejoong menggoda junsu yang melengos pergi

“oke 1 2 3 ..” suara fotografer mulai mengarahkan posisi yang pas bagaimana dan para model berpose


.
.
Setelah 2 jam pemotretan selesai jaejoong mendaratkan butt sexynya di sofa yang ada di ruangan yoochun
“Aww!!!” pekiknya keras ia lupa buttnya masih perih
“kau kenapa joongie, dihajar beruang eoh ? Hahahah” yoochun menertawakan wajah kesakitan jaejoong
“diam kau jidat!” sewot jaejoong
“ya ya aku akan diam joongie. Hahahahha” yoochun masih saja tertawa nista sebelim bantal sofa mendarat dengan tidak elit di jidatnya yang lebar seperti lapangan bola
“chunnie sudahlah”junsu menengai kekasihnya dan jaejoong lalu duduk di sebelah jaejoong
“aku tadi bertemu hyunjoong” ucap jaejoong singkat membuat junsu dam yoochun menoleh
“lalu?” junsu menaikkan sebelah alisnya
“dia mengajakku berbincang, aku sungguh malas”
“kau bertemu dimana joongie?” yoochun ikut penasaran
“di lift” jaejoong menoleh ke yoochun lalu yoochun mengecek laptopnya entah memeriksa apa
“ohh iya, dia ada pemotretan juga hyung setelahmu” ucap yoochun
“ohh begitu, jadi dia juga disini” jaejoong menyandarkan kepalanya dan memejamkan matanya.
.
.
Yunho masih memeriksa berkasnya tiba- tiba boa masuk dan mengatakan hal yang membuatnya badmood.
“miane sajangnim tapi ada seseorang yang ingin bertemu anda..” ucap boa sopan
“siapa” yunho masih tidak perduli dan membolak balikkan berkas itu
“namanya go ahra ..” yunho berhenti membalikkan kertas di depannya dan menatap sektretarisnya
“katakan aku sibuk.” ucap yunho mutlak
“ne sajangnim.” boa kemali ke mejanya dan mengatakan apa yang diucapkan presdirnya pada wanita yang berpakaian kurang sopan itu
.
“apa katamu? Aku tidak boleh masuk!!” go ahra membentak boa dengan mata memandang tajam
“ne presdir sedang sibuk nona go” ucap boa sopan tapi matanya memicing tajam tanpa di duga go ahra menerobos masuk ke ruangan yunho dengan tidak sopan diikuti boa yang berlari menuju go ahra
“yunho ah!!” go ahra menatap yunho berbinar
“mian sajangnim .. Saya sudah mengatakan anda sibuk tadi” boa menunduk takut pandangan presdirnya sungguh tajam dan menusuk
“keluarlah boa, tidak apa-apa.. Aku yang akan mengusirnya sendiri” yunho berkata dengan ekspresi datar boa keluar dan tinggal yunho dan go ahra di dalam.
“yunho ah bogoshipoo” ucap ahra senang
“apa maumu nona go?” yunho berkata tanpa basa basi
“yahh kau ini.. Aku merindukanmu yunho” ucap ahra tanpa tau malu dan duduk di sofa di ruangan itu.
“lalu?” ucap yunho cuek
“aku hanya ingin kita berkencan yunho ah, aku baru saja pulang dari jepang tapi sambutanmu seperti ini” ahra mencebilkan mulutnya sungguh membuat yunho mual seketika
“kau tau aku sudah menikah” yunho mendesis marah
“ohh ne .. Dengan namja itu ya hahaha” ahra memperhatikan foto besar yang dipasang di dinding ruangan itu.
“keluarlah dan kuharap kau tidak kembali.” yunho melanjutkan memeriksa berkas
“aku mau menjadi yang kedua yun..” ucapnya tanpa tau malu
“kau gila.” yunho menatap ahra jengah
“aku gila karnamu yunho, kau tau alasan kepindahanku ke jepang adalah dirimu aku tidak sanggup melihatmu dengan yang lain yun..” ucap ahra dengan berlinangan air mata buayanya
“ohh begitukah?harusnya kau sadar nona go, aku tidak pernah menyetujui perjodohan dan aku sudah menolah dari awal. Jika kau tetap bersikeras dan terdengar ummaku. Aku tidak tau apa yang akan di lakukan ummaku padamu atau keluargamu” yunho berkata santai
“ahjumma jung menyukaiku tidak mungkin dia melakukan itu kepadaku” ucap ahra percaya diri. Yunho mengendikkan bahunya tanda tidak perduli
.
.
Yunho melihat jam di ruangannta sudah menunjukkan jam makan siang ia bergegas keluar kantor menemui boojaenya untuk mengembalikan mood.
.
.
“yo yunhoo.. Kenapa mukamu seram sekali eoh?” yoochun menepuk pundak yunho
“aku bertemu dengannya chun!” sahut yunho sewot
“untuk apa dia menemuimu?” yoochun mengangkat sebelah alisnya mereka berjalan menuju lift ke ruangan yoochun yunho menceritakan percakapannya dengan ahra dikantornya tadi membuat yoochun terkikik geli
“huh dasar yeoja gila. Hahahhh” yoochun tertawa nista
“kupikir dia akan melakukan sesuatu yang akan membahayakan boojae atau minnie”
“apa aku perlu mengatakannya pada jung ahjumma yun?” tawar yoochun. Sahabat yunho ini memang sangat dekat dengan umma jung bisa dibilang yoochun adalah tangan kanan umma jung dulu yoochun menjadi asisten pribadi yunho namun karena campur tangan umma jung untuk melindungi menantu tersayangnya umma jung mengutus yoochun mengurusi YJ entertaiment. Bukan, bukan yoochun tidak kaya yoochun anak pemilik departemen store terbesar jika mau yoochun bisa saja menjadi presdir namun yoochun masih malas dan sementara mlimpahkan tugasnya pada adiknya park yohwa bagi yoochun jika ja menjadi presdir kesenangannya akan terbelenggu dan ketampanannya akan sia -sia jika ia habiskan di balik meja kerja. Alasan yang konyol ne! -_-
“aku sudah menyuruh orang untuk mengawasi yeoja go itu chun, kuharap kau tidak lengah menjaga joongie saat aku tidak disampingnya” ucap yunho santai
“siap sajangnim”

Plak.

Yunho dengan sayang memberikan keplakan sayang(?) pada sahabatnya itu ia sebal sekali jika orang- orang terdekatnya memanggilnya formal.
“yun, aku bisa bodoh jika kau memukul kepalaku seperti beruang mengamuk seperti itu” yoochun menggerutu tak pelak membuat mereka tertawa bersama
“apa boojae memiliki jadwal lagi setelah ini?”mereka berjalan beriringan menuju ruangan yoochun
“kurasa tidak, bukankah kalian akan menjemput jung evil ke rumah ahjumma?”yunho melotot nama anaknya diganti seenak jidatnya
“yakk!! Jidatt!! Kau mengganti nama minnie eoh cari mati kau!!”
“ hahahhha” yoochun tertawa setan berlari memasuki pintu

Sayup-sayup jaejoong mendengar suara yoochun tertawa membahana diikuti teriakan yunho mereka sangat kekanakan pikirnya
“ya!! Berisik! Junsu melotot kearah yunho dan yoochun membuat mereka terkekeh besama
“bear kajja makan siang.. Aku sudah lapar sekali” pout jaejoong
“kajja..” yunho menggandeng jaejoong meninggalkan junsu dan yoochun
.
.
Umma jung menggeram melihat pesan dari yoochun ‘ahjumma, mantan menantu ahjumma datang lagi dan menemui yunho’
“kau kenapa yeobo?” hankyung melihat raut marah heechul
“haahh .. Aku harus melakukan sesuatu hannie,aku yakin yeoja itu pasti merencanakan hal busuk pada menantuku” heechul mendesis marah ia tidak akan membiarkan go ahra mantan menantunya melakukan hal seperti yang dilakukannya dulu saat yunho dan jaejoong akan menikah

Flashback❤

- 5 tahun yang lalu -

“ahjumma.. Kenapa ahjumma melakukan ini padaku” ahra menangis meraung raung
“aku tidak bisa memaksa yunho menikah denganmu ahra, yunho sudah cukup besar menetukan kehidupan dan kebahagiannya sendiri bagiku kebahagiaan yunholah yang utama” ahra terlihat menyedihkan masih menangis meraung -raung
Yunho yang baru saja masuk rumah hanya menatap datar yeoja itu
“yunh ..” ahra mencoba memanggil yunho tapi yunho hanya menatap datar tanpa menyahut ahra melihat jaejoong yang baru masuk membawa sebuket bunga lili putih tak lama ahra menuju jaejoong dan menjambak rambut jaejoong dengan beringas jaejoong mencoba melepas jambakan itu namun semakin keras rambutnya tertarik ia seorang laki -laki yang tidak mungkin melukai yaeoja akhirnya ia hanya membiarkan yeoja itu menjambaknya
“akh!! Appo!!” melihat hal itu membuat yunho dan umma jung secepat kilat memisahkan jaejoong dan ahra umma jung menatap nyalang ahra dan menamparnya dengan keras

PLAK!

“kau! Pergi dari rumah ini jangan berani kembali atau muncul disini!!” heehcul menatap nyalang yeoja yang meringis memegangi pipinya yang memerah. Yunho? Jangan ditanya ingin sekali yunho membunuh yeoja didepannya namun tangan jaejoong melingkar memeluknya dengan erat tidak memperbolehkannya bertindak.
“pergi” yunho masih dengan aura hitamnya mengusir ahra tanpa berkata apa-apa yeoja itu pergi dari rumah umma jung.

Setiap hari ada saja kejadian yang akan mencelakakan jaejoong jika saja para pengawal tidak mendampingi jaejoong pastilah akan celaka semua di dalangi oleh go ahra kejadian berlangsung hingga menjelang pernikahan namun lagi -lagi pengaruh keluarga jung begitu besar hingga ahra tidak bisa menyentuh jaejoong walaupun jaejoong tau pelakunya adalah ahra jaejoong hanya berkata ‘ gwencana umma’ membuat umma jung mengalah membiarkan ahra lolos begitu saja.

Flashback end❤

‘Ahra artis muda yang mengembangkan karirnya di jepang dan sekarang kembali ke korea untuk mengibarkan karirnya di korea’

PIP

“kenapa yeoja itu kembali” yeoja itu mendecih
“kau kenapa bummie?” siwon bingung menatap kekasihnya seperti itu
“dia pasti punya maksud kembali ke korea” kibum menjelaskan



TBC.
Terima kasih buat para readers yang mengunjungi boobearYJ ❤

my wife is model chapter 6

Chapter 6.



Sore hari yunho dan jaejoong kembali dari gwangju perjalanan memakan waktu 3 jam cukup melelahkan memang.
Diluriknya jaejoong tengah memejamkan matanya dan bersandar di kursi mobil, yunho menepikan mobilnya lalu di rendahkannya kursi boojaenya agar nyaman yunho pun kembali mengendarai mobilnya dengan santai menuju mensionnya jalanan tidak terlalu padat membuatnya leluasa menyalip mobil- mobil yang berjalan lebih lambat dari mobilnya.

“boo .. Boojae..” yunho menepuk pipi istrinya yang masih terlelap namun hanya di balas gumaman kecil. Tak lama ia keluar mobil disambut kang ahjussi yang nampak tersenyum melihat kepulangan tuannya yunho menggendeng jaejoong ala bridal style menuju kamarnya
“tuan yunho . Sepertinya anda lelah sekali” ucap kang ahjussi dengan sopannya
“aigoo ahjussi.. kau memanggilku seperti itu membuatku risih . Panggil aku yunho saja” kang ahjussi tersenyum sebenarnya ia hanya ingin menggoda tuannya.
“hahaha aigoo ne yunho,mhiane..” yunho terkekekh lalu melanjutkan perjalanannya menuju kamar utama di lantai dua.

Yunho melirik jam menunjukkan pukul 19.00 ia menuju kamar mandi dan membersihkan diri ahh ani lebih tepatnya berendam ia lelah sekali mengemudi dari gwangju.

“Enghh..” jaejoong menngeliat sayup -sayup ia melirik sekitar ternyata sudah dirumah batinnya ia bergegas menuju lemari pakaian menyiapkan pakaiannya juga pakaian yunho didengarnya gemericik air di kamar mandi
“yunnie ah .. Mandinya jangan lama- lama” jaejoong berlalu keluar sambil berteriak pada suami tercintanya itu ia menuju dapur untuk memasak makanan untuk mereka berdua rasanya sepi sekali jika tidak ada changmin. Beberapa maid membantunya menyiapkan bahan yang akan diolah dan jaejoong mulai memasak dengan lihainya dilihatnya para maid berdecak kagummelihat keahlian tuannya.
“yoona ssi.. Tolong tata ini di meja ne, aku akan mandi dulu” jaejoong memandang yoona yang masih saja tersenyum lebar
“a-ahh ne nyonya” yoona menunduk malu saat kedapatan melihat nyonya rumah dengan senyum bodohnya membuat jaejoong terkekeh melihat kelakuan maid maid muda itu.
.
.
.

Ceklek.

“yak! Boo kau mengagetkanku!” yunho menatap kaget jaejoong yang baru masuk ia masih topless sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah bahkan bulir-bulir airnya masih menetes menambah kesan sexy
“memangnya kenapa kaget begitu bear kan aku hanya masuk seperti biasanya” jaejoong maju ke yunho memeluk tubuh besar suaminya yang terpahat sempurna jaejoong makin menyerukkan kepalanya ke leher yunho dan memberikan gigitan - gigitan kecil. entah kenapa akhir-akhir ini jaejoong suka sekali menyentuh, mencium bahkan tidak mau jauh- jauh dari yunho.
“akh!” yunho meringis karena gigitan boojaenya membuatnya terpekik pelan
“kau tidak mandi eum nae sarang?” yunho melingkarkan tangannya memeluk balik tubuh mungil di depannya.
“aku hanya ingin menghirup aroma mu bear” jaejoong mengalungkan tanggannya dileher suaminya dan tersenyum manis
“apa kita tidak perlu hadir saja boo.. Kita habiskan malam ini di kamar ini” yunho menaik turunkan alisnya dan tersenyum mesum jaejoong menggelengkan kepalanya melepas pelukan mereka lalu menuju kamar mandi “aniyo.. Minnie pasti kecewa jika kita tidak datang” yunho hanya medesah tidak rela tak pelak ia juga menggunakan pakaian yang di siapkan istri tercintanya itu.
Sambil menunggu jaejoong yunho memeriksa beberapa pesan yang dikirim yoochun padanya mrmbuatnya mengeryit bingung.

From : yoochun
To : yunho

Yun, dia kembali.


Yunho hanya mengendikkna bahunya, yunho mengerti siapa kata ‘dia’ yang yoochun maksud, orang yang terobsesi padanya sejak ia belum menikah dengan boojaenya.
Yunho melihat jaejoong keluar dari kamar mandi dengan wajah segar handuk melilit dari dada sampai paha. **Bukankah itu cara melilitkan handuk ala yeoja umma -_-
segera ia memasukkan ponselnya ke saku “yun .. Jangan melihatku berganti baju” pout jaejoong
“boo kau malu?aigoo manisnya” yunho tertawa pelan
“yahh. Berhenti menggoda bear”kesal jaejoong
“bahkan aku sudah sering melihatnya” yunho menaik turunkan alisnya. Jaejoong yang jengah melempar handuknya kearah yunho dia naked dan segera berganti baju tak perduli tatapan mesum suaminya yang memandangnya lapar.
“aku akan menunggu dibawah, aku takut aku menyerangmu jika aku masih disini. Hahahah” yunho tertawa nista sambil berlalu
“ya ! Ya! Ya!” kesal jaejoong.
.
30 menit kemudian.
.
Yunho masih menunggu sambil menonton tv diruang tengah tak menyadari jika jaejoong sudah turun



“bear .. Kajja aku sudah siap” yunho terpaku melihat istrinya. Entahlah mungkin dia speechless terpesona melihat jaejoong begitu memukau dari ujung kaki hingga ujung kepala. Istrinya begitu menawan bibir cerrynya sangat menggoda wajah putih bersih, eyeliner tipis nampak memperindah mata doe itu dipadu jas bermotif yang melekat di tubuhnya. PERFECT.
“yakk bear!! Kenapa menatapku seperti itu.” sebal jaejoong.yunho maju dan langsung menyerang bibur cerry itu dengan ganas.

Hah

Hah

Hah

“kajja berangkat~” jaejoong masih terengah engah digandeng yunho menuju mobil
“selamat masuk princess~” jaejoong mendengus melihat yunho yang membukakan pintu tapi ia juga senang dipelakukan seperti ini.
.
.
Klik

Ckriik

Ckrikkk

Blitz

Ckrikk

suara bidikan kamera para wartawan menyambut mereka sesampainya di mansion hyunjoong yang tampak ramai sekali artis- artis dari ulzzang sampai artis senior, banyak juga pengusaha muda dan politikus muda. Party ini layaknya pesta penikahan padahal ini hanya party kedatangan hyunjoong. Aigoo berlebihan. Jaejoong dan yunho masuk semua mata tertuju pada mereka bahkan artis pun menganga lebar saking terpesonanya melihat pasangan yang sangat serasi ini.
“selamat datang jaejoongie, juga yunho ssi terima kasih telah mau menyempatkan diri datang ke party sederhana ini.” hyunjoong sedikit membungkuk dan tersenyum manis
“ne” yunho mendengus malas melihat hyunjoong yang berbasa basi “ahh ne hyunjoong ssi,Melihat para undangan yang hadir rasanya bukan party biasa apa kau akan bertungan hyunjoong ssi? Yunho menyeringai ke arah boojaenya yang memandang yunho dengan tatapan bertanya.
“ahh ani yunho ssi”hyunjoong menggeram marah yunho sengaja. Ya sengaja membuatnya marah ia tersenyum formal lalu berlalu.
“hyunjoong sii, selamat kembali ne” jaejoong tersenyum sopan lalu menggandeng yunho masuk disapunya pandangan matanya memicing melihat adiknya sedang berbincang dengan para artis muda

“boo itu yoochun dan junsu” yunho menunjuk arah dua makhluk itu
“aku gemas sekali bear” pout jaejoong
“jangan membuat keributan ne nae sarang ..” yunho menggenggam tangan istrinya dengan mrnghela napas ia menganggukkan kepalanya yunho tersenyum lembut melihatnya
“yoo .. Yunhoo!!” yunho dan yoochun tampak sudah mengobrol santai sedangakan jaejoong menatap tajam adiknya yang berpura pura tidak terjadi apa apa
“hyuuuung eu hyang hyang~”
“hentikan tawa bodohmu itu kim junsu” jaejoong mendesis pelan membuat tawa junsu berhenti.
“gara - gara kau aku datang ke acara ini” junsu tertawa pelan tidak sia sia menggunakan evil changmin pikirnya.
“ hehehe mhiane hyung..” junsu masih saja cengengesan membuat jaejoong gemas ingin sekali menjambak rambut adiknya.


“perhatian sebentar ..” semua mata tertuju pada pria di podium yang merupakan pemilik acara itu.
“uhm .. Aku sangat berterima kasih kalian semua telah hadir disini terutama untuk orang spesial yang datang hari ini ..”

Kyaa!!

Kyaaaa!! Oppaa!!

Hyunjoong oppa !!

Pekikan artis- artis muda itu terdengar menjijikan di telinga jajeoong.

“ orang spesial itu sudah menolakku berkali kali .. Namun aku masih saja tetap mempunyai perasaan ini padanya.. “ hyunjoong menatap lulus dengan senyum menghiasi wajahnya


“su ie.. Apa hyunjoong itu bodoh, sudah ditolak masih saja mau menunggu” ucap jaejoong asal
“iya hyung. Mungkin hyunjoong bodoh .” jawab junsu tak kalah asal sambil mencomot kue di dekat meja

“dia tampil sangat menawan malam ini.. Aku tau perasaan ini memang gila tapi aku akan menyesal jika tidak mengungkapkannya bagaimana menurut kalian?..”

“tentu saja lebih baik di nyatakan oppa!” kata wanita berambut pirang yang diketahui adalah artis muda bernama ailee

Benar

Nyatakan !

Hwaiting oppa!!

Seruan semakin menjadi saat hyunjoong menyanyikan sebuah lagu romantis membuat para wanita dan uke terpekik senang dan menganggap hyunjoong pria yang sangat sangat romantis dan pantang menyerah.

“untukmu .. Orang yang selalu dihatiku..”

“jung jaejoong..” diakhir kata hyunjoong melihat semua orang dengan berbagai macam reaksi suasana menjadi hening seketika.

semua tatapan mengarah kearah jaejoong yang kini berdiri mematung mendengar seruan terakhir hyunjoong semua orang bahkan lupa caranya bernafas saat kata-kata laknat yang diucap hyunjpong. Jaejoong melihat disekeliling yang melihat kearahnya ia hanya menampilkan ekspresi datar seolah tidak tau apa- apa.
“berani sekali mulut lancang itu mengatakan hal yang tidak mungkin”yunho menatap hyunjoong dengan tawa mengejek
“yun tenanglah ..” entah darimana siwon tiba- tiba mendekat kearah kedua sahabatnya yang tengah emosi.
“aku tidak apa-apa siwon ah, kau tidak usah takut aku lepas kontrol” yunho tersenyum kecil malah membuat takut siwon dan yoochun yang menatap sahabatnya dengan tatapan yang sulit diartikan.
‘semoga kau selamata kim hyunjoong’ ucap yoochun dan siwon dalam hati.

“ahh mengejutkan kalian semua, itu hanya ungkapan hatiku. Hahhaha” hyunjoong tersenyum aneh membuat semua orang memandangnya kasihan karena cintanya di letakkan pada orang yang sudah memiliki suami.
“ silahkan menikmati partynya jangan memikirkan apa ku ucapkan.. Aku merasa lega telah mengatannya,aku melakukan ini karena aku ingin” hyunjoong tersenyum lagi dan membungkukkan badannya. Tidak disangka aktor, model.penyanyi senior ini tengah membungkuk meminta maaf.
dan suasana telah menjadi normal atau dipaksa normal dengan penampilan artis yang silih berganti mengisi acara.
.
.
.
“bear kajja kita pulang..” rengek jaejoong
“boo ini masih terlalu sore untuk pulang” yunho terkekeh melihat jaejoong mempoutkan bibir sexynya
“pertunjukkannya bagus ne” cengir yoochun di balik kata ambigunya
“ne chun” jawab yunho
“hyung ada TVXQ juga .. Jangan pulang dulu,aku ingin melihatnya” junsu merengek seperti changmin
“ne ne nee” jaejoong menjawab malas pada semua orang yang menahannya

“ukh hoek” jaejoong merasa mual dan berlari mencari kamar mandi disusul yunho dibelakangnya yunho dengan sabar mengurut tengkuk jaejoong
“boo .. Apa kita pulang saja” nampak raut kawatir yunho membuat jaejoong tersenyum dan menggeleng
“anii bear .. Aku tidak apa-apa” jaejoong menenangkan yunho
“jangan membuatku kawatir nae sarang” yunho memeluk boojaenya dengan erat
“kajja .. Kita kembali aku sudah tidak mual”
.
.
“hyuung kau tidak apa-apa?” junsu menubruk hyungnya yang nampak pucat itu
“ aku tidak apa-apa su ie” jaejoong tersenyum menenangkan.
Setelah beberajam tampaklah penampilan TVXQ membuat junsu berbinar binar melihatnya begitupun jaejoong yang dengan serius melihat satu persatu personel yang sangat berkarisma.
.
.
Yunho dan jaejoong pulang tepat tengah malam mereka langsung mandi dan tidur sungguh melelahkan.

“pagii boo ..” Yunho memberikan morning kiss pagi ini ia teringat changmin masih dirumah ummanya jadi ia bisa sedikit bersantai
“eunghh ne yunnie” bibir jaejoong mengrucut pertanda ia terusik tidurnya
“ bangunlah baby .. Bukankah ada pemotretan pagi ini?” yunho mentoel toel pipi boojaenya
“nehh.. Jam 9 yunnie masih lama..” jaejoong melingkarkan tanganya ke badan yunho menyamankan tidurnya membuat yunho terkekeh.
“Ini sudah jam 7 boojae ..” yunho menciumi wajah jaejoong gemas
“neh nehhh .. Aku bangun.. Geli yun .. Ahahhha” dangan terpakasa ia bangunturun dari ranjang menuju kamar mandi diikuti yunho yang melepas bajunya dengan santai di kamar mandi.
“ boo .. Mau mandi bersama?” tawar yunho
“ani. Itu hanya akala-akalanmu saja tuan jung agar bisa menjamahku huh” jaejoong mencebil imut
“ ahahahaha aigoo bojaee kau sangat mengenalku” yunho tertawa kencang akal-akalannya terbaca oleh istrinya.
Yunho yang sudah topless beranjak menuju jaejoong yang berdiri menghadap wastafel

“boohhh.. Ehmmm...” yunho mengecup dan menghisap lehet belakang jaejoong
“ahh bearr.. Uhmm” jaejoong tanpa sadar mendesah kecil jaejoong merasakan ada tusukan di bokongnya tanda suaminya tengah hard.
Yunho melucuti satu persatu kancing baju jaejoong dan membuang ke sembarang arah dan menciumi bibir cerry itu dengan gemas .

Biarlah pagi ini dinikmati pasangan muda itu dengan pagi yang panas di kamar mandi dengan desahan sexy jung jaejoong.




TBC.

Jumat, 09 Desember 2016

My wife is model chapter 5


Chapter 5



Cuaca pagi yang cerah di hari minggu ini dimanfaatkan yunho untuk bermalas malasan di dalam kamar maklum saja ia jarag sekali libur dan memiliki waktu bersantai seperti ini. Yunho meraba ranjang yang kosong mencari sosok istrinya ternyata tidak ada yunho berfikir istrinya pasti sedang memasak

Ceklek

Pintu terbuka menampakkan sosok jaejoongienya yang sudah rapi dan mengenakan jaket hitam couple yang mereka beli beberapa minggu yang lalu

CUP

Kecupan singkat yang lama lama menjadi lumatan tak pelak membuatnya menahan tengkuk istrinya hingga kebutuhan oksigen mereka yang menipis mengakhiri morning kiss atau hot kiss itu.ekekkeke^^

“bear, minnie merengek ingin di antar ke rumah umma, kau mau ikut ?”
“oeh kerumah umma?” dibalas anggukan kecil oleh jaejoong
“kenapa tumben sekali minnie merengek ingin kesana? Yunho mengeryit bingung
“mollayo” jaejoong mengendikkan bahunya
“baiklah aku mau mandi dulu, kalian tunggu di meja makan saja. Jja.” jaejoong memicingkan matanya
“ne ne ..aku hanya sebentar tidak akan lama chagiya” yunho terkekeh pelan istrinya pasti takut ia mandi terlalu lama
“palliwa bear !” jaejoong memelototkan matanya gemas melihat yunho yang masih ogah ogahan mandi
.
.
.
Di lantai bawah nampak changmin sedang menyemil beberapa kripik kentang favoritnya di meja makan.
“umma .. Appa dimana lama cekali huh” changmin mencebilkan bibirnya kearah ummanya
“ appa masih mandi minnie” jaejoong menggelengkan kepalanya melihat changmin mencebilkan bibirnya aigoo
“minnie cudah tidak cabal umma, pelut min juga tidak bica diam dali tadi” changmin memelas sambil mengelus perutnya membuat jaejoong memutar bola matanya bukan apa apa jika dilihat bungkus keripik kentang berukuran jumbo tergeletak di atas meja telah raib isinya bukan hanya satu sudah tiga bungkus.

Tap

Tap

Tap

“yak .. Minnie kenapa makan keripik banyak sekali eoh nanti bisa sakit belum makan nasi sudah mengemil seperti itu” yunho memandang jaejoong meminta jawaban
“appa .. Jika appa cepat datang minnie tidak akan makan kelipik cebanyak ini” yunho tersenyum kikuk mendengarnya jadi semua salahnya -_-
“kajja kita makan kalau begitu” yunho menarik satu kursi dan mulai makan sebelum suara changmin berceloteh lagi
“appa umma, nanti minnie menginap di lumah halmonie ne” jaejoong dan yunho memgerutkan kening bingung
“wae?? Tanya yunho dan jaejoong kompak
“kan nanti malam umma dan appa halus pelgi ke lumah hyunjoong ahjussi ne umma?” jaejoong nampak kaget mendengar pertanyaam changmin dia bahkan tidak memberi tahunya
“kau tau dari mana minnie?” changmin hanya cuek melanjutkan makannya tanpa tau jaejoong dalam kegugupan melihat dirinya di tatap intens oleh beruang pervert disamppingnya
“wa- wae ?? Kau menatapku seperti itu”
“kau ingin menjelaskan sesuatu boo? Tanya yunho santai tapi tetap memandang intens boojaenya yang tengah kebingungan dalam hati bertanya tanya bagaimana Changmin tau?
“nanti akan kujelaskan sebaiknya kita makan dulu” jaejoong menatap changmin ingin sekali menguliti bocah itu tapi yang ditatap malah duduk tenang sambil makan.
.
.
Di mobil.

“bear ..” jaejoong mencoba memecah keheningan
“uhm..” yunho hanya berdehem singkat ia masih malas perihal hyunjoong tadi.
“sebenarnya aku tidak tau changmin tau dari mana, memang hari ini hyunjoong mengadakan party dan mengundang banyak orang termasuk aku. Tapi percayalah aku sudah menolaknya jika saja su ie tidak merengek kepadaku”
“ohh..” jaejoong mendesah frustasi melihat yunho hanya mengatakan ohh tanpa ada niat seperti itu
“lalu minnie tau dari siapa?” jaejoong tersenyum akhirnya yunho mau berbicara sedikit banyak
“aku tidak tahu bear, yang tau ini hanya su- YA!! Ini pasti ulah su i!!!” jaejoong mendesis lirih
dilihatnta changmin yang duduk di pangkuannya menggeliat pasalnya sedari tadi changmin tertidur pulas-_-
“umma.. Minnie hauc” changmin memandang ummanya
“ohh ne..” jaejoong memberi botol minum changmin sambil mengamati anaknya yang minum
“minnie boleh appa bertanya?” changmin menoleh ke appanya dan mengangguk
“minnie tau dari mana umma ada acara nanti?” yunho berkata selembut mungkin
“uhm .. Cebenalnya ini lahacia tapi kalena appa plia kelen minnie akan berlbagi lahacia cecama namja” jaejoong memutar bola matanya sebal dikiranya ia bukan namja apa! Well ia juga namja!!”
“ya!! Kau pikir ummamu bukan namja eoh” jaejoong mengerucutkan bibirnya
“ahh umma, diamlah ini akan mejadi lahacia para ceme ganteng bukan seperti umma namja yeoppo!” changmin meletakkan jari telunjuknya di bibir jaejoong. Yunho tertawa nista mendengar jawaban polos nan evil anaknya aigoo..
“ne ne .. Kajja katakan pada appamu yang paling keren ini minnie” sorak yunho semangat
“ jadi appa, kemalin cu ie pantat bebec menelpon minnie lalu bilang kalau hali ini umma dan appa ada acala lalu cuie jumma minta minnie menginap di lumah halmoni nanti cu ie jumma janji jika minnie mau membelikan minnie 3 cup ice cleam ukulan jumbo jika umma hadil di acala itu. Umma dan appa mau ne .. Ne ne” yunho dan jaejoong cengo mendengar penjelasan polos changmin
“ahh jadi hanya karena ice cream, nanti umma belikan 5 cup jumbo bagaimana? Tapi minnie tidak usah menginap dan umma appa tidak akan hadir, ottoke? Tawar jaejoong yunho hanya menyimak ibu -anak itu sedang tawar menawar
“ahh ani umma!” jaejoong bingung melihat tingkah changmin bukankah 5 cup dan 3 cup masih banyakan 5? Apa dia jadi mendadak bodoh batinnya ngawur
“wae eoh ? Bukankah masih bagus penawaran umma eoh?”
“ani umma, ini coal halga dili. Ceme cejati tidak akan ingkal janji ne appa” changmin menandang yunho yang langsung memandangnya
“oo -ohh neh minnie seme sejati tidak akan ingkar janji” dalam hati yunho bangga anaknya sekecil ini sudah berpendirian
“aigoo umma bisa gila” jaejoong memijat pelipisnya pusing melihat anaknya dan suaminya
“ sudahlah boo.. Turuti saja minnie toh hanya menghadiri party” jaejoong akhirnya mengalah lalu mengangguk kecil
changmin dengan semangat membara menuruni mobil yang disusul oleh jaejoong dibelakangnya tentu saja jaejoong dan yunho hanya berjalan santai saja bukan berlari seperti changmin.

“HALMONIEEEE!!!!” changmin berlari kencang menuju jung heechul yang sedang merangkai bunga di halaman belakang terkejut melihat cucu satu satunya berlari dengan kencangnya sampai bunga yang di rangakinya berantakkan di meja lain halnya dengan suaminya

Brush!!!

“yak! Halaboji jolok sekaliii” changmin berkata sadis pada hankyung yang menyemburkan kopinya karena terkaget
“YA!aishhhh !! Kau mengagetkan haraboji min, jadi kan tidak salah haraboji menyembur seperti itu” jung senior tidak mau kalah dengan cucunya sendiri membuat heechul berdecak kesal
“sudahlah hannie, kau ini berlebihan sekali tidak mau mengalah” heechul menggendong changmin yang sedang mehrong ke arah harabojinya tanpa di ketahui halmoninya tentu saja. Yunho dan jaejoong yang baru datang hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak semata wayang mereka yang sangat evil itu.
“appa .. Mhiane” jaejoong tersenyum kecil
“ahh nan gwencana joongie” kekeh hankyung lalu memeluk jajoong lalu yunho
“appa .. Kau terlibat lebih gemu, apa kau jarang berolah raga eoh?” yunho berseloroh sambil berlalu takut jika appanya akan melempar koran kepadanya . Jaejoong terkikir melihat itu
“apa benar joongie appa gemukan?”
“o-ohh ne appa” jawab jaejoong jujur
“aishhh ini semua ulah ummamu yang setiap hari membuatkan appa kue manis hasil buatannya” appa jung mengacak rambutnya frustasi
“appa terlihat cubby. Hahahh” jaejoong tertawa lebar melaihat ayah mertuanya mencak mencak frustasi
.
.

Di lain sisi heechul tengah menggendong changmin menuju halaman belakang bersantai diatas ayunan
“yun .. Kau hari ini akan menginap? Heechul membelai rambut changmin yang bersandar di pangkuannya
“ani umma, hanya minnie yang menginap.” yunho ikut duduk di ayunan sebelah heechul dia melihat banyak sekali bunga seperti dirumahnya hanya saja disini ditata begitu apik hasil karya jung heechul dan juga jung jaejoong
“waeo ??” umma jung menatap bingung ke yunho
“aku dan joongie nanti ada acara”
“ohh ne”
“kau tidak ingin punya anak lagi yun?” umma jung menatap yunho yang tengah berfikir
“sebenarnya aku ingin umma, tapi joongie masih belum siap kurasa untuk hamil lagi” jawab yunho jujur
“ku kira tidak seperti itu yun” heechul memandang jaejoong yang tengah membereskan rangkaian bunga yang tadi belum diselesaikannya
“maksud umma?” yunho menatap bingung kearah ummanya
“dia juga ingin hamil lagi kurasa atau mungkin sekarang sudah hamil lagi. Kekekekek” umma jung terkekeh melihat wajah anaknya kebingungan
“molla yun .. Hanya firasat seorang halmoni.hahahhaa” yunho mengendikkan bahunya dan okut tertawa melihat kekonyolan ummanya.



TBC.
jangan lupa tinggalkan jejak chingu❤

Rabu, 07 Desember 2016

My wife is model chapter 4


Chapter 4



“hyung .. Kau memdapatkan undangan party dari kim hyun jung ia baru saja pulang dari amerika, kudengar dia membintangi film dengan para artis amerika” junsu menyerahkan undangan pada hyungnya yang terlihat sekali jika ogah menerima undangan itu
“ ohh begitu ya” jaejoong mengendikkan bahunya tidak perduli
“kau akan datang kan hyuuuung..” jaejoong memutar bola matanya melihat junsu yang memasang puppy eyes attack
“aku tidak tau su ie, apa menurutmu yunho akan mengijinkan jika aku pergi, kau tau sendiri yunho sangat posesif padaku hahahha” jaejoong tertawa sambil menutup mulutnya dengan punggung tangan membayangkan kejadian itu

flashback❤

jaejoong masih ingat saat pernah menghadiri acara yang melibatkan banyak artis salah satunya kim hyunjung terjadi insiden kecil dimana saat hyunjung dan jaejoong sedang mengobrol tiba tiba pelayan tanpa sengaja menyenggol hyunjung hingga limbung dan reflek memeluk jaejoong yang ada di depannya hyunjung yang terpesona melihat jaejoong dari jarak sedekat ini tanpa sadar mengelus pipi jaejoong sontak membuat semua pasang mata memandang tak terkecuali yunho yang saat itu tengah mengobrol dengan choi siwon matanya memicing tajam begitu menusuk pada hyunjung tak lama ia sudah dipeluk beruang besar yang sedang cemburu itu. Jaejoong? Jangan ditanya ia syok bukan main dengan tingkah hyunjung
“kau tau siapa yang kau peluk hyunjung ssi?!” yunho menatap tajam pria di depannya yang sedang tersenyum kikuk
“ohh maaf yunho ssi, aku terpesona melihat jaejoongie dari dekat” dalam hati ia merutuk apa yang diucapkannya
“jangan pernah memyentuhnya lagi, aku bisa saja mematahkan tanganmu yang lancang itu” yunho mengangkat tangan jaejoong dan menunjukkan pada hyunjung cincin yang melingkar disana sama seperti miliknya “ kau tau bukan ini cincin apa, jadi kuharap kau tidak keberatan menjaga etikamu” ucap yunho sambil berjalan menggandeng jaejoong menjauh. Semua pasang mata yang melihat menatap hyunjung kasian memang sudah menjadi rahasia umum jika jaejoong menawan dan segala pujian lain mereka tidak mau ambil resiko jika ketahuan suami model cantik itu mereka hanya memuja di dalam hati. Beruang yang posesif eoh. Kekekekek
Suasana mencair kembali dan seolah olah tidak terjadi apa apa berbeda dengan hyunjung yang saat ini tengah berjalan menuju arah teman temannya.

Flashback end❤

“haah .. Kenapa yunho hyung sangat posesif padamu hyung padahal dia tau kaupun mencintainya dan tidak akan bisa lepas darinya. Aigoo” junsu mendadak pusing memikirkan hal itu
“itu karena dia terlalu mencintaiku su ie..” jaejoong tersenyum dan mengedipkannmatanya jahil.
“kau sudah tidak ada jadwal hyung apa yang akan kau lakukan hari ini?” junsu masih mengecek tabletnya
“aku akan ke kantor yunho untuk tidur, kepalaku pusing sekali” ucap jaejoong yang masih betah bermalas malasan di sofa
“yak! Yang benar saja kesana hanya untuk tidur dasar kurang kerjaan” junsu mencibir kelakuan aneh hyungnya
“bye su ie” jaejoong berlalu menggalkan adiknya yang merengut sebal
.
.
jaejoong melangkahkan kakinya menuju gedung yang menjulang tinggi dengan tulisan JUNG CORP rasanya sudah cukup lama tidak menyambangi gedung milik suaminya itu karena kesibukannya. Dengan langkah pasti ia masuk disambut dengan jeritan para karyawan yang melihatnya masuk

KYAAA!!

KYAAAAAAAA!!

JAEJOONG OPPA!! KYAAA

WOAHH Sexy!!

WAHH YEOPPOO !!

Para namja dan yeoja berdecak kagum melihat artis ternama itu mendadak suasana menjadi berwarna pink dengan kelopak bung mawar yang berjatuhan tentu saja hanya imajinasi mereka.kekekek
Mereka tersadar dan segera membungkuk hormat pada istri presdir itu mereka sangat terkejut

tap

Tap

Tap

Dengan tergesah dia menuju lantai 20 gedung itu dia sudah tidak sabar menemui appa dari jung changmin itu entah kenapa jaejoong sangat ingin memeluk dan mencium yunho, jaejoong menepis pikiran jika ia sedang hamil adik changmin.

Sekretaris memandang kaget orang di depannya yang merupan istri presdirnya
“a.. Anyeong jaejoong ssi” sapa boa dengan terbata karena terkejut sekaligus gugup
“ne boa ssi” jaejoong hanya melirik sekretaris suaminya itu kemudian masuk dengan mengendap endap masuk ke ruangan itu sepertinya tidak menyadari kehadirannya karena sibuk membaca setumpuk dokumen yang entah isinya apa jaejoong mendaratkan bokong sexynya di sofa berwarna putih yang sangat nyaman untuk di duduki dia menyamankan duduknya sambil memandang beruang tampannya yang sedang serius itu.

5 menit berlalu

10 menit berlalu

15 menit berlalu

Jaejoong mulai jengah ia menuju meja kerja yunho dan menutup paksa dokumen yang di baca beruang menyebalkan itu

BRAK!!

“YAHH!! apa yang -” yunho berteriak kesal sebelum menatap pelaku yang menutup bukunya secara paksa dan dia langsung bungkam dan tersenyum cengengesan melihat muka garang boojaejoongie nya
“wae? Mengapa berhenti berteriak” jaejoong melipat tangannya angkuh di depan dada dan sedikit duduk di meja kerja yunho sambil menatap beruang yang seperti jung changmin saat dimarahinya dalam hati ia tertawa sadis melihat pria yang teramat tampan dan berwibawa menampakkan ekspresi seperti itu hanya padanya. Catat PADANYA.

“yahh boo .. Aku tidak tau itu dirimu chagya” yunho memelas
“kau tau berapa lama aku menunggumu menyadariku huh!” jaejoong melotot imut dengan bibir berkomat kamit membuat beruang begitu tergiur untuk mencicipi bibir cerry itu. Yunho bangkit dan

CUPP

Ciuman yang awalnya ringan lama lama menjadi lumatan kasar hingga 10 menit.

Bug

Bug

Pukulan kecil didadanya membuat yunho tersadar bahwa istrinya butuh bernafas, ohh lihatlah saliva yang menuruni dagu istrinya dengan bibir merah mengkilat juga membengkak sangat sexy ..

Hosh

Hosh

Hosh

Yunho tertawa melihat istrinya menghirup udara dengan rakus
“kau jahat beaaarrr” jaejoong mempoutkan bibirnya
“aku benar benar tidak tau boo, mianhae ne..” yunho mengusap lelehan saliva dengan jempolnya
“apa kau tidak ada jadwal boo?” jaejoong menggeleng tubuhnya ditatik yunho menuju sofa dan di dudukkan di pangkuan beruang besarnya itu
“anii .. Jadwalku sudah selesai bear, aku hanya ingin bermanja bersamamu” pout jaejoong yunho menempelkan tangannya di dahi jaejoong “boo kau sakit chagi?”
“ani bear hanya sedikit pusing saja tapi tidak apa apa kok..” yunho nampak kawatir melihat boojaenya pucat jaejoong tau itu
“bear tidak apa apa, jangan kawatir berlebihan mungkin aku hanya lapar”katanya begitu polos membuat yunho cengo seketika
“kajja kita makan diluar kalau begitu” yunho sudah akan berdiri tapi malah ditarik jaejoong
“aku tidak ingin makan diluar bear, aku ingin makan di kantin.. Bolehkah??” jaejoong berkedip imut membuat yunho gemas sendiri melihatnya
“tentu saja boleh, apapun untukmu”
“yeayyy!!” jaejoong menubruk yunho dan mendaratkan kecupan maut pada suami tercintanya itu
.
.
.
“boo.. Makannya pelan pelan nanti tersedak” yunho mengelus rambut jaejoong dengan penuh sayang
“aku lapar yeobo..” jaejoong terus saja makan tanpa sadar dia menjadi pusat perhatian hampir seluruh kantin yang menatapnya lapar, kagum, dan yang paling penting mereka melihat CEO mereka tersenyum begitu tulus pada istrinya membuat para fans yunho nosebleed
“bear .. Bukankah itu minnie ?” yunho menoleh kebelakang melihat anaknya berlari kearahnya
“APPAAAAA!!” ohh changmin sangat bersemangat teriakannya membuat seisi kantin melongo dan hampir saja tersedak

HUP

“anak appa sudah pulang eoh” yunho mengecup kepala anaknya dengan sayang, tapi disisi lain jaejoong mengeryit dan memandang sebal kedua mahkluk di depannya ini.
“eoh UMMA!!” changmin menuju jaejoong dan mengecup bibir ummanya yang masih menggerutu tak pelak changmin mendapat pelukan hangat darinya
“umma, min mau macan, pelut min cacingnya sudah bergoyang minta diici” logat cadel changmin membuat yunho tertawa .. Ah bukan hanya yunho tapi semua yang memandang changmin tertawa melihat keimutan changmin.

Disisi lain ada sosok yang menatap benci kearah keluarga bahagia ini
“aku akan mendapatkanmu apapun caranya yunho” yeoja itu mendesis lirih





TBC.
Jangan lupa review ya chingu❤

Selasa, 06 Desember 2016

My wife is model chapter 3

Chapter 3

- uri minnie -


Saat suasana sudah kembali normal semua menjalankan perannya masing” walaupun mereka masih mencuri curi pandang pada mahkluk tuhan yang paling tampan dan juga sexy ditambah lagi dengan kedatangan namja berlesung pipi yang juga tak kalah tampan dari dua mahkluk sebelumnya.

Tap

Tap

Tap

“sudah lama tidak betemu chun” siwon tersenyum kearah yoochun
“oh kau disini juga siwon-ah” dibalas anggukan dari siwon merasakan aura dingin namja disebelah yoochun siwon menyadari yunho masih belum memaafkannya
“yun kenapa kau diam saja, kau tidak menyapa sahabatku ini eoh??” siwon terkekeh melihat yoochun menyenggol yunho yang sedari tadi memyibukkan diri dengan bermain ponsel hingga menatap siwon sekilas
“ne .. Kau mau aku bicara apa siwon ssi” siwon mendengus mendengar panggilan formal yunho padanya
“kau masih mengingat kesalahan masa lalu yunho ah, aku sudah berubah kau tau sendiri sepupumu sekarang menjadi kekasihku”
“lalu?” yunho jengah melihat orang yang dianggapnya penghianat itu
“lupakan masa lalu, lagipula aku sadar jaejoong tidak akan pernah melihat orang lain selain dirimu itu sudah kubuktikan sendiri walaupun dia menjadi kekasihku tubuh dan pikirnanya masih terpusat padamu” siwon melirik yunho yang menatap tajam padanya seakan belati yang bisa membus jantungnya
“YAAA!! kalian ini seperti bocah saja cepat berbaikan” yoochun jengah melihat kedua sahabat baiknya masih saja mendebatkan hal yang sudah berlalu lama
“ck!” yunho berdecak melihat siwon mengulurkan tangannya tak pelak ia menyambut uluran tangan itu seperti tidak ada masalah dia sadar semua sudah berlalu lama.

mereka bertiga terlibat percakapan layaknya teman yang sudah lama tidak bertemu membuat seseorang memgeryit bingung dan yang satunya melongo siapa pelakunya tentu saja jaejoong dan juga junsu
“su ie .. Apa kau bisa menamparku? Spertinya aku mimpi disiang hari” junsu yang masih melongo akhirknya tersadar dan menyeringai setan kearah hyungnya bukankah hyungnya minta ditampar baiklah dengan baik hati ia mengabulkannya. Kekekkeke ^^

Plakk

“yakk! Su ie itu sakit!” jaejoong memandang adiknya tajam ditatap dengan ekspresi ingin membunuh seperti itu junsu sadar keselamatannya terancam! Dia berlalu cepat menuju kekasihnya meminta pertolongan dan jaejoong megejarnya terjadilah aksi kejar kejaran jaejoong dan junsu membuat semua orang diruangan itu kompak berkata dalam hati “apa benar ini orang tadi mengamuk mereka? Seperti bocah” ingat! Suara itu hanya dalam hati jika sampai terdengar mungkin tempat pemotretan itu akan menjadi rata dengan tanah karena sosok jung jaejoong yang memgamuk lebih seram dari hantu.

Hosh

Hosh

Hosh

Deru napas keduanya membuat mereka berhenti kejar kejaran
“su ie aku capeek” rengek jaejoong dengan tidak elit
“hyung apa kau gila eoh, kau yang mulai mengejarku duluan” sewot junsu
“salahmu sendiri mengapa kau lari!” sahut jaejoong tak kalah sewot dengan wajah angkuh dan melipat kedua tangan di dada
“huuffttt” junsu pergi sambil mengankat tangannya dia tidak akan pernah menang melawan jaejoong akhirnya dia pergi menuju sofa sebelah yoochun dan bersandar manja pada lengan kekasihnya
“wae .. Baby ..” yoochun bertanya sambil mengusap peluh junsu
“aku sebal chunnie” dengan cemberut junsu mengadukan hyung tercintanya itu yang juga di dengar dua namja lain yang menatap jengah aksi lovely dovey kedua namja didepannya

Disisi lain jaejoong juga menuju yunho dan seenak bokongnya duduk di sebelah yunho dan dengan sengaja menyenggol yoochun yang dibalas yoochun dengan helaan napas melihat kedua orang ini
“bear .. Aku lelah..” jaejoong mengrucutkan bibirnya
“yah boo.. Bukankah kau duluan yang memulainya chagi” yunho berkata dengan sabar sambil memgelus rambutnya jaejoong menegakkan tubuhnya menatap yunho dengan tajam maksudnya bermanja pada beruangnya malah yunho seperti itu membuatnya dongkol seketika
“kau membelanya beruang gendut!” sewot jaejoong
“mwo!” yunho syok sedangkan siwon, yoochun dan junsu menahan tawa melihat wajah syok yunho yang terlihat sangat tidak elit
“ne. Kau membelanya beruang genduuuuttt??” jaejoong memandang sebal dia duduk menyilangkan kakinya yang diayun”kan
“ani boo .. Aku hanya melihat apa yang kulihat boo” melas yunho
“sudahlah joongie kau ini kekanakan sekali” siwon berusaha tidak memperkeruh keadaan dengan tersenyum manis namun apa yang didapat malah dipandang sebal oleh jaejoong membuatnya menciut dan memutup mulutnya rapat.
“haaah .. Aku lelah sekali” jaejoong menyandarkan kembali badannya pada yunho dengan sigap yunho memeluk istrinya yang seperti orang pms di pagi hari itu.

Dari arah pintu terlihat yeoja cantik mengenakan dress selutut berjalan kearah siwon kekasihnya
“wonnie .. “ tangannya terulur memeluk kekasihnya yeoja kalem itu melirik jaejoong yang bersandar di bahu yunho dan terkekeh pelan
“aku menunggumu dari tadi kenapa kau terlambat bummie” siwon cemberut sungguh tidak pantas dilihat namja yang biasanya menampakkan ekpresi cool dan kalem bisa juga cemberut

Acara pemotretan pun dimulai jaejoong berpose dengan profesional menurut arahan sang potografer suasana yang sudah tak asing lagi bagi model senior seperti jung jaejoong walaupun usianya masih muda tapi ia mencapai puncak ketenaran tanpa mengandalkan nama besar keluarga jung suara jepretan kamera, arahan sang potografer hal yang menjadi kepuasan tersendiri bagi model berparas ayu itu, semua berdecak kagum melihatnya berpose dengan luwes hingga sesi terakhir berjalan lancar.

Dilihatnya suaminya a.k.a jung yunho masih menunggunya sambil berbincang dengan siwon tidak tampak yoochun sepertinya keluar saat ia masih sesi pemotretan yunho yang melihatnya berjalan ke arahnya tersenyum manis sekali membuat pipi jaejoong merona melihat suaminya itu yunho menyerahkan botol minum pada jaejoong yang langsung diteguk habis ia benar” haus
“kau menunggu bummie siwon ah ??” jaejoong melirik sekilas lalu duduk disebelah yunho
“ne jaejoong ah .. Aku menemaninya” jaejoong mengeryit bingung apa siwon tidak bekerja bukankah siwon juga sama seperti yunho seorang presdir? Jaejoong menggeleng kebingungan
“kau kenapa boo”
“tidak apa apa bear, kajja kita menjemput minnie bear” dengan semangat jaejoong menyeret yunho yang tidak siap membuat siwon terkekeh memang pasangan yunjae itu unik pikirnya.

Diperjalanan jaejoong bersenandung lagu kesukaan yunho sambil mengerling nakal kearah yunho membuat yunho jaejoong sangat moody hari ini tak pelak membuat yunho ikut bersenandung juga
“apa kita perlu memeriksakanmu boo” kekeh yunho sambil melirik belahan jiwanya
“mwoh?? Wae bear?” jaejoong memiringkan kepalanya sambil menoleh
“kau terlihat sangat moody dan sensitif seperti saat mengandung changmin” yunho mengelus rambut jaejoong yang terasa sangat halus
“begitukah??” ohh lihatlah jaejoong memiringkan kepalanya sambil berkedip jika saja yunho tidak mengemudi mungkin ia akan menerkam.jaejoong saat ini juga
“ne .. kau masih minum obat pencegah kehamilah boo?”
“iya bear aku meminumnya” jaejoong melihat yunho walaupun ekspresinya biasa jaejoong tau ada setitik kekecewaan di mata musang itu membuat hatinya berdenyut nyeri melihat orang yang mendampinya bertahun tahun kecewa padanya walaupun tidak ditampakkan walaupun dalam hati ia meurutuk kenapa harus berbohong saat ia telah tidak meminum obat itu sebulan lalu
“oh .. Guraee ..” yunho fokus menyetir dan berusaha menampilkan ekspresi biasa saja walaupun di dalam hatinya ia ingin sekali memberikan adik untuk changmin yang beberapa hari yang lalu merengek kepadanya.

Flashback❤

Saat berjalan” sore di taman bunga yang dimiliki jaejoong tampak banyak bunga indah bermekaran hasil tanam istrinya tampak bunga lili berbagai macam, mawar merah, putih, dan berbagai bunga lain yang berwarna warni memanjakan mata yang melihatnya belum lagi udaranya sangat sejuk taman yang di design sendiri oleh jaejoong menjadi tempat yang nyaman untuk berjalan” saat waktu senggang.
“appa .. Appa ..” changmin berlari lari kecil menuju appanya
“ne .. Minnie .. Wae?” yunho menghampiri changmin sambil merenggangkan kedua tanggannya siap menangkap chanhmin

Hup

“wae..” changmin tertawa senang saat tubuhnya telah digendong appanya
“appa.. Tadi minnie melihat kyunie dijemput olang tuanya” changmin menatap appanya sambil memegang bunga kecil yang dipetik dan dimainkannya
“lalu ?” yunho memilih berjalan menuju air mancur ditengah taman
“olang tuanya membawa adik kecil kyunie appa”mata changmin berkaca kaca yunho memjadi tidak tega melihat anaknya
“minnie ingin adik kecil eum?” changmin mengangguk semangat menatap appanya dengan puppy eyes attack layaknya jaejoong saat meminta aesuatu padanya
“minnie mau adik appa, sepelti adiknya kyunie” yunho mengelus kepala changmin dengan sayang.
“neh .. Appa akan membuatkannya” yunho terkekeh melihat changmin terlonjak kesenangan dengan apa yang di bicarakan appanya

Flashback end❤

Sesampainya didepan gerbang sekolah internasional dongbang elementary school yunho dan jaejoong menunggu jam menunjukkan pukul 11.20 tinggal 10 menit lagi dipastikan jung changmin keluar gerbang putih yang kokoh itu

“minnie dijemput siapa hali ini ?” kyuhyun berjalan beriringan dengan changmin menuju gerbang
“eoh .. Dijemput appa cama eomma kyunie ah” changmin menggandeng kyuhyun mempercepat jalan menuju gerbang dia sudah tidak sabar pulang bersama appa dan eommanya
“bear .. Itu minnie dan kyunie” jaejoong melangkahkan kakinya menuju kedua bocah kecil nan lucu itu disusul yunho dibelakangnya

“aigoo .. Anak umma masih kecil sudah menggandeng kyunie seperti pacarny min” jaejoong terkekeh
“yak umma, kyuni ini pacalnya miin” yunjae melongo mendengar jawaban changmin demi apa dia masih bocah 4 tahun sudah mengklaim seseorang. Astaga -_- seperti appanya neߒᅧ“kyunie .. Belum dijemput?” yunho menyahut setelah keterkwjutannya
“uhm .. Belum ahjussi, kulasa sebental lagi” kyuhyun tersenyum manis yunho mengacak rambut kyuhyun
“kita tunggu saja ne bear.. Kasian kyunie jika menunggu sendiri”
“ne boo ..”

Tak lama mobil orang tua kyuhyun tiba saat dimobil kyuhyun melambai pada keluara yunjae. Aigok manis sekali. akhirnya mereka melesat menuju mension mereka dengan celoteh changmin sepanjang perjalanan.



TBC.