Title : MINE
Genre :
angst, romance
Length :
-
Rate :
M
Main
cast : yunjae etc.
Chapter 11
2 minggu kemudian –
Jaejoong dan juga
jung monbin telah berada di mension kim mereka tampak sangat menikmati waktu
mereka dan terungkap pula jika jaejoong ternyata sangat telaten mengurus bayi
membuat yunho, yoochun dan changmin kagum dengan kemampuan jaejoong
“boo.. uri binnie
sudah tidur?” jaejoong mengangguk tangannya ditarik yunho menuju ruang tengah
disana sudah nampak yoochun dan juga changmin yang berbincang santai
“joongie yeoppo
duduklah..” ucap yoochun jaejoong duduk di sofa single dengan wajah dingin ia
belum memaafkan ketiga orang di depannya
“boo.. sampai
kapan kau akan mendiamkan kami eum?” Tanya yunho sabar yunho tau mereka salah
tapi mereka memiliki alasan sungguh yunho tidak tahan didiamkan jaejoong
meskipun istri cantiknya itu selalu menuruti apapun maunya menjalankan tugasnya
sebagai ibu dan juga melayaninya sebagai istri tetap saja ia tidak tahan jika
terus didiamkan oleh istrinya
“sampai kalian
bisa mengatakan apapun yang belum kuketahui” ucap jaejoong dingin
“joongie.. kami
tidak bermaksud menyembunyikannya darimu kami hanya menjagamu agar tidak sedih terlebih
kemarin kau sedang hamil besar kami tidak mau membebanimu cukup dengan
kepergian appa kim kami berjanji tidak akan membuatmu merasa sedih”
Jaejoong menghela
nafas mendengar penjelasan yoochun
“aku sudah
mendengar sebagian cerita yang belum kuketahui tapi aku ingin mendengarnya
lagi” jaejoong menatap ketiga orang yang disayanginya itu dengan tajam
“baiklah aku yang
akan menjelaskan boo, tenanglah jangan memandang kami seperti itu” ucap yunho
kalem
“eoh, jelaskan”
ucap jaejoong angkuh layaknya bos
“jadi.. sebelum
ahjumma kim menikah dengan appa kim ia memiliki kekasih yang bernama tan
hankyung kau sendiri juga sudah mengetahui orang itu bukan aku tau kau
menyelidiki umma mu..-“ yunho melirik jaejoong yang terdiam
“ahjumma kim
hamil anak tan hankyung dia bernama tan kyuhyun..” yunho menyodorkan foto
kyuhyun saat di bandara
jaejoong yang tertarik segera mengambil foto itu dan
mengamatinya dengan saksama
“dia tan kyuhyun?
Jika dia anak umma berarti dia hyungku?” Tanya jaejoong diangguki changmin
“ne, dia hyungmu
.. kalian berbeda ayah” sahut yoochun
“lalu kenapa umma
menikah dengan appa jika ia memiliki kekasih bahkan memiliki anak dari tan
hanyung?” Tanya jaejoong heran
“ahjumma kim dan
appa kim dijodohkan, jadi hubungan tan hankyuung dan ummamu harus berakhir”
jawab yunho
“dan ahjumma kim
datang ke mension bertujuan untuk
mengambilmu dan mempertemukanmu dengan tan kyuhyun di hari saat appa kim
mengalami serangan jantung kita menduga bahwa appa kim syok karena keinginan
ahjumma” dada jaejoong terasa sangat sesak mendengar segala yang dikatan
yoochun tanpa terasa air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya
“appa.. hiks
appaa..” raung jaejoong membuat yunho merasa tercabik melihat sisi jaejoong
yang sangat rapuh seperti ini
“dan sekarang
ketiganya di korea, mungkin hanya menunggu waktu hingga mereka datang kemari”
ucap changmin
“aku tidak akan
mau ikut dengan mereka!” jaejoong mengusap air matanya kasar “aku tidak akan
pernah lagi mengakuinya sebagai umma” desis jaejoong
“boo ..
tenanglah..” yunho memeluk jaejoong yang dilanda emosi
“joongie yeoppo..
kau harus tenang kau sudah lebih dari tujuh belas tahun dan sudah menikah hak
asuhmu sudah tidak berlaku mereka tidak akan bisa mengambilmu dan kau harus tau
jika appa kim mewariskan seluruh aset dan juga uangnya padamu juga cucunya
tidak sepeserpun pada ahjumma kim” jaejoong melepas pelukannya pada yunho dan
mengeryit bingung
“apa maksudmu
hyungie?”
“isi surat wasiat
yang ditulis mendiang appa kim, aku mengetahui isinya karena ia sedang
bersamaku saat menulisnya” ucap yoochun
membuat jaejoong mengerti
“bukankah appa
dan umma belum bercerai saat ini, bagaimanapun pasti umma memiliki bagian baik
di perusahaan maupun di aset lainnya” yunho tersenyum melihat bagaimana jeli
nya jaejoong
“kau harus tau
boo, appa kim memberiku ini sudah sejak lama” yunho menaruh berkas di amplop
coklat yang berisi surat cerai kedua orang tua boojaenya
“mwoh? Jadi
mereka sudah bercerai tanpa bertanya padaku?” dengus jaejoong
“awalnya aku
tidak tau kenapa appa kim menitipkan ini, tapi sekarang aku menyadari ini
sangat berguna untuk melindungimu”
Tap
Tap
Tap
“nyonya.. tuan
muda monbin menangis” jaejoong menoleh kearah maid yang memberitahunya ia
tersenyum dan mengangguk
“ne .. gomawo”
jaejoong beranjak segera menuju kamarnya
“panggilan nyonya
sangat pantas untuk joongie” changmin terkikik geli membuat yoochun melempar
bantal kearah changmin
“bukankah lucu
jika jaejoong masih dipanggil tuan muda padahal sekarang sudah ada binnie eoh
Minnie ah?” goda yoochun membuat changmin merengut
“kau juga sangat
pantas dipanggil Minnie” timpal yunho membuat changmin mengumpat kedua hyung
yang disanyanginya itu
“oh iya yoochun
hyung, junsu kapan pulang dari kanada?” Tanya changmin tiba –tiba
“molla.. dia
tidak pernah menghubungiku lagi sejak dia pindah ke kanada lagipula hari itu
saat terakhir kali kami bertemu di bandara aku menuju amerika dan dia menuju
kanada hingga saat ini” yoochun mengusap kasar wajahnya membuat changmin
bersimpati dan menepuk pundak hyungnya itu
“kau masih
menunggunya hyung?” yoochun menggeleng
“aniyo.. jika dia
sudah memiliki pendamping aku akan turut bahagia” ucap yoochun sedikit ragu
“kau bohong
hyung, wajahmu mengatakan sebaliknya” ucap yunho santai membuat yoochun
terkejut
.
2 bulan kemudian –
Dengan telaten
jaejoong menimang monbin membuat yunho tersenyum
“bear, nanti aku akan ke kantor dengan monbin..
ottoke?” ucap jaejoong
“aku akan
menunggumu dikantor boo” yunho mencuri satu kecupan kilat dibibir jaejoong
sudah menjadi kebiasaan jika jung jaejoong selalu ke kantor dengan monbin untuk
sekedar makan siang atau sekedar menganggu yunho yang sedang bekerja
“kajja turun..”
yunho mengambil alih monbin yang bergerah aktif membuat yunho tersenyum lebar
Mereka menuruni
anak tangga dengan pelan sambil bercanda ria dengan si kecil monbin membuat yoochun
dan changmin yang sedari tadi sibuk dengan ponsel menoleh kearah keluarga kecil
yang nampak sangat bahagia itu
“wahh jinja,
keponakanku sudah bertambah besar” seru yoochun senang sambil mencubit pipi
gembul monbin
“kajja kita
makan, lalu berangkat pagi ini kita akan rapat penting” ucap changmin diangguki
ketiganya jaejoongpun dengan sigap mengambil alih monbin dari gendongan yunho
.
Bandara Incheon –
Seorang namja
berwajah imut yang sangat menawan tangan kirinya menyeret koper dan tangan
kanannya menggandeng seorang yeoja kecil berumur 5 tahun yang nampak sangat
cantik
“umma.. min ji
ingin pipis” ucap yeoja kecil itu
Tbc.

makin seru nich di lanjut ya g sabar nunggu lanjutannya
BalasHapusterima kasih sudah meninggalkan jejak chingu :)
Hapus