Kamis, 29 Juni 2017

MINE Chapter 11



Title                  : MINE
Genre               : angst, romance
Length              : -
Rate                 : M
Main cast        : yunjae etc.


Chapter 11

2 minggu kemudian –

Jaejoong dan juga jung monbin telah berada di mension kim mereka tampak sangat menikmati waktu mereka dan terungkap pula jika jaejoong ternyata sangat telaten mengurus bayi membuat yunho, yoochun dan changmin kagum dengan kemampuan jaejoong 

“boo.. uri binnie sudah tidur?” jaejoong mengangguk tangannya ditarik yunho menuju ruang tengah disana sudah nampak yoochun dan juga changmin yang berbincang santai
“joongie yeoppo duduklah..” ucap yoochun jaejoong duduk di sofa single dengan wajah dingin ia belum memaafkan ketiga orang di depannya
“boo.. sampai kapan kau akan mendiamkan kami eum?” Tanya yunho sabar yunho tau mereka salah tapi mereka memiliki alasan sungguh yunho tidak tahan didiamkan jaejoong meskipun istri cantiknya itu selalu menuruti apapun maunya menjalankan tugasnya sebagai ibu dan juga melayaninya sebagai istri tetap saja ia tidak tahan jika terus didiamkan oleh istrinya
“sampai kalian bisa mengatakan apapun yang belum kuketahui” ucap jaejoong dingin
“joongie.. kami tidak bermaksud menyembunyikannya darimu kami hanya menjagamu agar tidak sedih terlebih kemarin kau sedang hamil besar kami tidak mau membebanimu cukup dengan kepergian appa kim kami berjanji tidak akan membuatmu merasa sedih”
Jaejoong menghela nafas mendengar penjelasan yoochun
“aku sudah mendengar sebagian cerita yang belum kuketahui tapi aku ingin mendengarnya lagi” jaejoong menatap ketiga orang yang disayanginya itu dengan tajam
“baiklah aku yang akan menjelaskan boo, tenanglah jangan memandang kami seperti itu” ucap yunho kalem
“eoh, jelaskan” ucap jaejoong angkuh layaknya bos
“jadi.. sebelum ahjumma kim menikah dengan appa kim ia memiliki kekasih yang bernama tan hankyung kau sendiri juga sudah mengetahui orang itu bukan aku tau kau menyelidiki umma mu..-“ yunho melirik jaejoong yang terdiam
“ahjumma kim hamil anak tan hankyung dia bernama tan kyuhyun..” yunho menyodorkan foto kyuhyun saat di bandara 



jaejoong yang tertarik segera mengambil foto itu dan mengamatinya dengan saksama
“dia tan kyuhyun? Jika dia anak umma berarti dia hyungku?” Tanya jaejoong diangguki changmin
“ne, dia hyungmu .. kalian berbeda ayah” sahut yoochun
“lalu kenapa umma menikah dengan appa jika ia memiliki kekasih bahkan memiliki anak dari tan hanyung?” Tanya jaejoong heran
“ahjumma kim dan appa kim dijodohkan, jadi hubungan tan hankyuung dan ummamu harus berakhir” jawab yunho
“dan ahjumma kim datang ke  mension bertujuan untuk mengambilmu dan mempertemukanmu dengan tan kyuhyun di hari saat appa kim mengalami serangan jantung kita menduga bahwa appa kim syok karena keinginan ahjumma” dada jaejoong terasa sangat sesak mendengar segala yang dikatan yoochun tanpa terasa air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya
“appa.. hiks appaa..” raung jaejoong membuat yunho merasa tercabik melihat sisi jaejoong yang sangat rapuh seperti ini
“dan sekarang ketiganya di korea, mungkin hanya menunggu waktu hingga mereka datang kemari” ucap changmin
“aku tidak akan mau ikut dengan mereka!” jaejoong mengusap air matanya kasar “aku tidak akan pernah lagi mengakuinya sebagai umma” desis jaejoong
“boo .. tenanglah..” yunho memeluk jaejoong yang dilanda emosi
“joongie yeoppo.. kau harus tenang kau sudah lebih dari tujuh belas tahun dan sudah menikah hak asuhmu sudah tidak berlaku mereka tidak akan bisa mengambilmu dan kau harus tau jika appa kim mewariskan seluruh aset dan juga uangnya padamu juga cucunya tidak sepeserpun pada ahjumma kim” jaejoong melepas pelukannya pada yunho dan mengeryit bingung
“apa maksudmu hyungie?”
“isi surat wasiat yang ditulis mendiang appa kim, aku mengetahui isinya karena ia sedang bersamaku saat menulisnya” ucap  yoochun membuat jaejoong mengerti
“bukankah appa dan umma belum bercerai saat ini, bagaimanapun pasti umma memiliki bagian baik di perusahaan maupun di aset lainnya” yunho tersenyum melihat bagaimana jeli nya jaejoong
“kau harus tau boo, appa kim memberiku ini sudah sejak lama” yunho menaruh berkas di amplop coklat yang berisi surat cerai kedua orang tua boojaenya
“mwoh? Jadi mereka sudah bercerai tanpa bertanya padaku?” dengus jaejoong
“awalnya aku tidak tau kenapa appa kim menitipkan ini, tapi sekarang aku menyadari ini sangat berguna untuk melindungimu”

Tap

Tap

Tap

“nyonya.. tuan muda monbin menangis” jaejoong menoleh kearah maid yang memberitahunya ia tersenyum dan mengangguk
“ne .. gomawo” jaejoong beranjak segera menuju kamarnya
“panggilan nyonya sangat pantas untuk joongie” changmin terkikik geli membuat yoochun melempar bantal kearah changmin
“bukankah lucu jika jaejoong masih dipanggil tuan muda padahal sekarang sudah ada binnie eoh Minnie ah?” goda yoochun membuat changmin merengut
“kau juga sangat pantas dipanggil Minnie” timpal yunho membuat changmin mengumpat kedua hyung yang disanyanginya itu
“oh iya yoochun hyung, junsu kapan pulang dari kanada?” Tanya changmin tiba –tiba
“molla.. dia tidak pernah menghubungiku lagi sejak dia pindah ke kanada lagipula hari itu saat terakhir kali kami bertemu di bandara aku menuju amerika dan dia menuju kanada hingga saat ini” yoochun mengusap kasar wajahnya membuat changmin bersimpati dan menepuk pundak hyungnya itu
“kau masih menunggunya hyung?” yoochun menggeleng
“aniyo.. jika dia sudah memiliki pendamping aku akan turut bahagia” ucap yoochun sedikit ragu
“kau bohong hyung, wajahmu mengatakan sebaliknya” ucap yunho santai membuat yoochun terkejut
.

2 bulan kemudian –

Dengan telaten jaejoong menimang monbin membuat yunho tersenyum
“bear,  nanti aku akan ke kantor dengan monbin.. ottoke?” ucap jaejoong
“aku akan menunggumu dikantor boo” yunho mencuri satu kecupan kilat dibibir jaejoong sudah menjadi kebiasaan jika jung jaejoong selalu ke kantor dengan monbin untuk sekedar makan siang atau sekedar menganggu yunho yang sedang bekerja
“kajja turun..” yunho mengambil alih monbin yang bergerah aktif membuat yunho tersenyum lebar
Mereka menuruni anak tangga dengan pelan sambil bercanda ria dengan si kecil monbin membuat yoochun dan changmin yang sedari tadi sibuk dengan ponsel menoleh kearah keluarga kecil yang nampak sangat bahagia itu
“wahh jinja, keponakanku sudah bertambah besar” seru yoochun senang sambil mencubit pipi gembul monbin
“kajja kita makan, lalu berangkat pagi ini kita akan rapat penting” ucap changmin diangguki ketiganya jaejoongpun dengan sigap mengambil alih monbin dari gendongan yunho
.

Bandara Incheon –

Seorang namja berwajah imut yang sangat menawan tangan kirinya menyeret koper dan tangan kanannya menggandeng seorang yeoja kecil berumur 5 tahun yang nampak sangat cantik
“umma.. min ji ingin pipis” ucap yeoja kecil itu


Tbc.

2 komentar:

  1. makin seru nich di lanjut ya g sabar nunggu lanjutannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih sudah meninggalkan jejak chingu :)

      Hapus