Title : Naughty Jaejoong
Length : -
Rate : M
Main Cast : Yunjae Etc.
Chapter 4
Jaejoong berkutat di dapur masih terlalu pagi memang tapi ia
ingin menyiapkan hidangan kesukaan yunho sekaligus menunjukkan pada appa jung
jika yunho tidak salah memilihnya diliriknya para maid yang menunduk takut pasalnya
semua dilakukan jaejoong sendiri para maid tidak diperbolehkan untuk
membantunya sama sekali
“bukankah tidak sopan menggunakan dapur orang lain tanpa ijin
jaejoong ssi” ketus ahra
“begitukah NYONYA?” jaejoong menekankan pada kata ‘nyonya’
membuat ahra sedikit mendongakkan kepalanya angkuh
“ne! ini rumahku jangan berbuat kekacauan kim!” ahra melotot
pada jaejoong membuat jaejoong tertawa
“kau hanya simpanan ahra ssi, jangan terlalu besar kepala”
ahra menggeram marah mendengar ucapan jaejoong
“KAU! NAMJA KURANG AJAR!”
ahra menjambak rambut jaejoong
keras para maid mencoba melerai namun ahra sangat kuat dan jaejoong tidak
melawan saat keributan appa jung yang kebetulan turun dari tangga menyaksikan
apa yang terjadi
”Hentikan!” ahra mematung mendengar seruan jung kang ini
“ah.. ye- yeobo.. ak- aku tidak melakukan apapun, jaejoong
yang menjambakku duluan” ahra bergelayut manja di lengan kang in membuat kang
in mendengus
“lepaskan!” kang in menghempaskan tangan ahra kasar dan duduk
di meja makan
“tolong kau taruh semuanya di meja makan ne, aku akan
membangunkan yunho” ucap jaejoong pada salah satu maid
“ne tuan” jaejoong mengangguk dan bergegas menaiki tangga
lantai dua kamar yunho
“bear.. bangun..” jaejoong menepuk pelan yunho yang tidur
telungkup dengan tubuhnya hanya tertutupi oleh selembar selimut
“aku masih mengantuk boo” ujar yunho dengan mata tertutup
tangannya menggapai jaejoong agar mau berbaring disebelahnya
“yah! Ini sudah jam 7 bear.. jja mandi” jaejoong menyibak
selimut yunho membuatnya blusing
“ne ne.. arasso, aku mandi.. bagaimana jika mandi bersama?
Ottoke boo?” usul yunho sambil menaik turunkan alisnya
“ne.. mandi bersama, kau di shower dan aku di bathup” yunho
mengeryit melihat pelipis jaejoong memerah
“ada apa dengan wajahmu boo? Kemarin tidak ada seperti ini”
mata yunho memicing sambil meraba
Jaejoong menghela nafas percuma saja ia menutupinya yunho
sangat hafal tubuhnya” ne.. ini karena ahra, dia mencari keributan di dapur”
jaejoong menceritakan yang terjadi di dapur tanpa terkecuali
“kenapa kau tidak membalasnya boo, aishh kau ini!” kesal
yunho membuat jaejoong tersenyum
“bagaimanapun aku seorang namja bear” jaejoong menghela nafas
melihat aura kemarahan dari tubuh yunho tampak sangat jelas ini pasti akan
menjadi masalah
Yunho mandi dalam diam jaejoong yang mencoba mengajak bicara
pun hanya di tanggapi dengan gumaman
“aku sudah selesai, selesaikan mandimu boo” jaejoong
mengangguk patuh
“bajumu sudah kusiapkan bear” teriak jaejoong
“ne” jawab yunho singkat membuat jaejoong menghela nafas dan
mempercepat mandinya ia takut yunho akan berbuat macam- macam jika ia
meninggalkan yunho
“eoh kau sudah selesai boo?” tanya yunho yang sudah
mengenakan kemejanya jaejoong yang baru saja keluar dengan menggunakan
bathropenya memasangkan dasi yunho yang masih tersampir
“apa kau takut aku melakukan sesuatu boo hingga mandimu cepat
sekali” kekeh yunho
“tidak ada yang tau apa yang akan kau lakukan pada ahra, aku
tidak ingin appamu berfikir aku menghasutmu” ucap jaejoong membuat yunho nampak
menimang ucapan kekasihnya itu
“kau tidak ada jadwal boo?”
jaejoong tersenyum yunho mengalihkan topik
“aku meminta yoochun mengosongkan jadwalku selama dua hari
bear..” yunho membelai rambut basah jaejoong
“jadi apa yang akan dilakukan namja cantik ini eoh?” tanya
yunho
“aku akan menganggumu” yunho tertawa mendengar ucapan
jaejoong yang begitu konyol
Cup.
“kutunggu di bawah, jangan terlalu lama.. dan keringkan rambutmu
dengan benar yeobo” goda yunho
“arasso.. chagiya..” jaejoong mengedipkan sebelah matanya genit
.
.
Di meja makan nampak appa jung sedang menunggu yunho dan ahra
yang nampak menunduk takut melihatnya turun dari tangga
“selamat pagi appa” sapa yunho
“ne, kau rajin sekali akan ke kantor pagi sekali” komentar
appa jung membuat yunho tertawa
“sudah menjadi kebiasaan appa, jaejoong selalu menggangguku
jika kau tidak mau bangun pagi” appa jung melihat mata yunho berbinar saat
menceritakan tentang jaejoong
“kau nampak sangat tertawat” yunho mengangguk
“tentu saja, kekasihku sangat telaten merawatku” ucap yunho
bangga
“bagaimanapun dia namja” sahut ahra
‘apa itu menjadi urusanmu ahra ssi?” sahut yunho
“yah! sekarang aku ummamu yunho!” yunho tertawa meremehkan
“jaga sopan santunmu ahra” tegur appa jung
“umma? Begitukah? Mana ada umma yang menyerang calon
menantunya secara brutal seperti tadi pagi?” tubuh ahra menegang mendapat
sindiran yunho begitupun appa jung yang menatap tajam ahra
“apa dia menjelekkan aku didepanmu! Aku- aku hanya berbicara
padanya dan dia- dia menjambakku duluan!” bohong ahra
“ah.. kau bermaksud menyudutkan jaejoong ne, kau pintar sekali
mengarang cerita” yunho sedikit bertepuk tangan dan tertawa meremehkan
“ak-aku tidak seperti itu yunho!yeobo, aku tidak seperti itu
jaejoong yang menjambakku lebih dulu” appa jung hanya memandang datar ahra
“ne ne ne.. lanjutkan sandiwaramu itu” sahut yunho ia melihat
jaejoong sudah berada di sampingnya dengan wajah yang segar
“duduklah boo” yunho menarikkan kursi yang akan di duduki
jaejoong membuat jaejoong tertawa
“jja kita makan” kata
appa jung tenang jaejoong mengambilkan nasi juga lauk untuk yunho membuat ahra
memandang benci pada jaejoong
“makanlah bear” jaejoong meletakkan piring yang sudah berisi
di depan yunho membuat yunho tersenyum
“gomawo boo” jaejoong mengangguk dan mengambil nasi untuk
dirinya sendiri
“tuan jung, anda juga mau saya ambilkan?” tanya jaejoong
sopan
“ani! Aku yang akan mengambilkannya!” sewot ahra dalam hati
jaejoong tertawa melihat tingkah ahra
Yunho dan jaejoong berpamitan pada appa jung dan segera
berangkat menuju kantor yunho
“ahra sungguh kekanakan bear” jaejoonh terkekeh
“sebenarnya aku sangat gemas ingin sekali menjambaknya tapi
bagaimanapun dia yeoja” ucap yunho jujur jaejoong mengelus lengan yunho
“selama dia tidak berbuat ekstrim jangan pernah bertindak
kasar ne bear.. aku tidak mau tanganmu kotor” jaejoong berucap pelan dan
diangguki oleh yunho
Mereka tiba dikantor semua orang memperhatikan keduanya tanpa
berkedip yunho yang sangat tampan dan jaejoong yang sangat cantik bergandengan
tangan menuju lift
“aku nanti akan bertemu klien sebentar boo.. jika kau bosan
kau bisa tidur” usul yunho
“ani.. aku sudah mengirim pesan pada yoochun untuk
mengirimkan rajutanku yang ada di apartemen bear, aku akan bosan jika tidak
melakukan apapun”yunho megusak rambut jaejoong
“kau sangat manis boo” yunho tertawa pelan
Ceklek!
“sajangnim.. tuan choi seunghyun ingin menemui anda” ucap
sungmin
“ne, persilahkann masuk” sungkmin mengangguk dan keluar
“tuan choi yang bertemu di restoran itu bear?” yunho
mengangguk
“ne.. kenapa ia jauh- jauh harus kemari jika mengirim
perwakilannya saja bisa” jawab yunho
Ceklek!
“anyeoong yunho ah, kau tampak sibuk” komentar seunghyun
“ne seperti yang kau lihat” jawab yunho jaejoong melirik
keduanya yang berbincang ia duduk bermalas- malasan di sofa empuk yunho
“eoh.. kim jaejoong kau disini? Ini mengejutkan kita bertemu
lagi” jaejoong memaksakan senyumnya
“ne.. anyeong” jawab jaejoong
“apa kau tidak sibuk jaejoong ssi?” yunho menatap malas
seunghyun
“apa kau sangat ingin tau kegiatan kekasihku seunghyun ssi?”
tanya yunho
“hehehe.. mian yunho, aku hanya ingin sedikit akrab dengan
kekasihmu” jawab seunghyun
“jadi ada apa kau kesini?” tanya yunho to the point
“woah, kau selalu saja to the point, jadi aku mengajakmu
untuk meninjau langsung proyek kita yang ada di jeju” yunho nampak berfikir
“yeah.. sekalian berlibur, apa kau tidak penat terus menerus memandangi dokumen
eoh?”
‘boo.. apa kau mau ikut ke jeju?” jaejoong nampak kaget
“boleh.. aku ingin ikut” jawab jaejoong
“oke, aku setuju” jawab yunho membuat seunghyun tertawa
‘kau akan tamat jung!’ bantin seunghyun
TBC.
apa yang akan di perbuat seunghyun di jeju nanti? ikuti terus ya jalan ceritanya :)
happy reading chingu..